Subuh Keliling, Ini Pesan Walikota Bekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat subuh keliling. (Foto: ist)

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat subuh keliling. (Foto: ist)

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi mengawali Minggu pagi (28/1/2018) dengan kegiatan subuh keliling (suling) di Masjid Jamie Al-Mubtadiin, Bintara, Bekasi Barat.

Dalam sambutannya, Rahmat Effendi menyampaikan, jumlah masjid di Kota Bekasi saat ini berkisar 1.240-an, naik 2 kali lipat sejak tahun 1999, yakni 600-an masjid.

“Kota Bekasi dihuni oleh sekitar 2,6 juta penduduk, luas daerahnya hanya 21.000 hektar dan penduduknya sangat plural dan heterogen, tapi kota ini maju karena kota ini aman,” ujarnya

“Di kota ini tidak boleh lagi membedakan suku dan keyakinan karena kita harus hidup bersama-sama, saling menghormati dan saling berdampingan menjaga kota kita yang namanya Kota Bekasi, serta menjaga kesatuan dan persatuan dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia,” sambungnya.

Lanjutnya, Bekasi tidak memiliki sumber daya alam, kota ini tidak punya hal lain kecuali menjual kepastian hukum. Kalau ada orang yang ingin berinvestasi tentunya izinnya tidak boleh berbelit.

Wali Kota Bekasi juga sempat berbincang dengan DKM Masjid Jami Al-Mubtadiin yang menyampaikan, masjid ini belum memiliki IMB. Ia berharap hari Senin camat dan sekcam segera mengurus IMB-nya.

“Camat dan sekcam jangan lama-lama. Senin nanti minta fotokopi sertifikatnya, surat hibahnya dan permohonan dari DKM-nya. Satu sampai 2 hari harus jadi dan berikan kepada DKM-nya, supaya legal dalam tatanan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (adv/hms)



loading...

Feeds