Perpusda Bekasi Dorong Budaya Literasi di Sekolah

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Edy Rosyadi beserta staf. (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Edy Rosyadi beserta staf. (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

KEPALA Dinas (Kadis) Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Bekasi, Edy Rosyadi mendorong seluruh sekolah yang ada di Kota Bekasi untuk menjalankan budaya literasi.

Hal ini dalam rangka memberlakukan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

Dirinya mengimbau kepada seluruh sekolah, terutama SD-SMP Negeri yang ada di Kota Bekasi untuk membudayakan literasi maksimal 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar atau KBM dilakukan.

“Selain untuk memberlakukan peraturan Kemendikbud tersebut, tujuan literasi juga sebagai wujud membangun budaya membaca yang semakin hari semakin terkikis akibat dominannya penggunaan gadget,” ucapnya Selasa (23/1/2018).

Saat ini, Perpustakaan Daerah Kota Bekasi sendiri memiliki kurang lebih sekitar 48.364 eksemplar buku dengan 13.600 judul. Nantinya dengan diberlakukannya budaya literasi, nantinya koleksi buku yang ada di Perpusda Kota Bekasi pun akan ditambahkan.

Bahkan, Perpusda juga merencanakan untuk memberikan sejumlah buku-buku kepada seluruh perpustakaan yang ada di setiap sekolah yang ada di kota Bekasi.

Menurutnya, dengan memulai gerakan literasi tersebut diharapkan budaya membaca kembali tumbuh dan semakin diminati oleh pelajar atau anak-anak. Kegiatan literasi dilingkungan sekolah pun adalah kegiatan membaca buku selain dari buku mata pelajaran.

“Jadi, budaya literasi itu adalah dimana anak-anak membaca buku selain mata pelajaran. Jadi boleh novel atau buku karya ilmiah lain yang bersifat mendidik dan membangun motivasi tergantung dari minat anak sendiri,” tuntasnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds

Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …