Kendala Kecil Coklit di Tambun Selatan

PPKP mendata warga satu per satu di Tambun Selatan, Senin (22/1/2018). (Foto: Rahmat Effendi)

PPKP mendata warga satu per satu di Tambun Selatan, Senin (22/1/2018). (Foto: Rahmat Effendi)

PETUGAS Pemutakhiran Data Pemilih (PPDB) Tambun Selatan mulai mencocokkan dan meneliti (coklit) data warga, Selasa (23/1/2018).

Menurut Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tambun Selatan Ardi Abdul, belum ada temuan atau pelanggaran selama masa coklit yang sudah dimulai pada 20 Januari hingga 18 Februari mendatang.

“ada beberapa warga yang memang belum bisa ditemui oleh petugas PPDP. Orang tersebut kerja, pada saat dia pulang kerja malam, petugas coklit baru bisa menemui,” jelasnya.

Petugas menemukan beberapa data warga yang telah meninggal dunia tetapi masih terdaftar di DP-4, mungkin belum ada laporan ke instansi terkait atau Disdukcapil.

“Termasuk juga ada warga yang tanggal 27 Juni sudah 17 tahun tetapi belum masuk menjadi daftar pemilih, kami dan jajaran PPL meminta kepada PPDP untuk dimasukan pada form tambahan,” jelasnya.

Panwascam mendampingi coklit secara random, dan juga menerjukan sejumlah anggota untuk mendampingi petugas PPDP.

Total ada 22 orang terdiri dari 3 komisioner Panwascam, 10 PPL dan 9 staf lain. Ia berharap PPDP menjalankan fungsi sesuai amanah dengan aturan UUD Nomor 7 Tahun 2017, PKPU Nomor 2 Tahun 2017. (dam/gob)



loading...

Feeds