Bappeda Kota Bekasi Gelar Musrenbang Secara Virtual

Bappeda Kota Bekasi melaksanakan Musrenbang bersama 12 Kelurahan dari 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi secara virtual, Selasa (23/1/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/GoBekasi

Bappeda Kota Bekasi melaksanakan Musrenbang bersama 12 Kelurahan dari 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi secara virtual, Selasa (23/1/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/GoBekasi

BADAN Perencanaa Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan tahun 2018 secara virtual dengan 12 kelurahan yang ada di 12 kecamatan di Kota Bekasi, Selasa (23/1/2018).

12 Kelurahan yang mengikuti Musrenbang yaitu, Kelurahan Pejuang, Kelurahan Bintara Jaya, Kelurahan Aren Jaya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kelurahan Jatirahayu, Kelurahan Jatiwaringin, Kelurahan Jatiranggon, Kelurahan Bantargebang, Kelurahan Bojong Menteng, Kelurahan dan Mustikajaya Kelurahan Jatiasih.

Kegiatan Musrenbang sendiri dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bekasi tahun 2019. Musrenbang yang dilaksanakan secara virtual terdapat big screen yang menampilkan gambar suasana di 12 kelurahan di Kota Bekasi yang turut serta dalam e-musrembang tingkat kelurahan melalui teleconference.

Kepala Bappeda, Koeswara Hanafi, menyampaikan bahwa dirinya sengaja menyelenggarakan Musrenbang secara virtual. Tujuannya, agar sama-sama dapat berinteraksi dan mendengarkan apa yang menjadi usulan di masing-masing wilayah.

Soalnya, dalam Musrenbang Virtual, dihadirkan pula unsur pemangku jabatan tingkat kecamatan, kelurahan, hingga para Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Dimana, mereka dapat mengusulkan permasalahan yang ada di masing-masing wilayah.

Disamping itu, kata Koeswara, Bappeda juga melibatkan lembaga legislatif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi dan pengeksekusi proyek kerja dari lembaga eksekutif seperti, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan, Dinas Pendidikan dan sejumlah instasi terkait.

“Rapat Musrenbang virtual ini lebih menghemat waktu dan juga sebagai inovasi baru berbasis teknologi dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan lebih efesien, efektif dan akuntabel,” kata Koeswara.

Koeswara mengakui, jika saat ini Pemerintah Kota Bekasi masih perlu pembenahan seperti kualitas kamera, audio dan juga jaringan internet yang akan lebih ditingkatkan. Semua itu agar teleconference dapat berjalan dengan baik.

Pada kesempatan itu, Koeswara menyebut, keluhan dari akar rumput atau dari tingkat RT/RW sebagian besar adalah mengusulkan perbaikan infrastruktur di wilayah masing-masing. Mulai drainase atau saluran air, pedestrian dan jalan.

Berkaitan dengan itu, dirinya sudah meminta agar para RT/RW dapat menginput usulan-usulan ke dalam aplikasi e-planning yang berisi isu/ permasalahan yang ingin diselesaikan.

Hal itu mengingat, Kota Bekasi telah menuju kota cerdas atau smart city. Sehingga, nantinya segala jenis keluhan masyarakat dapat disulkan melalui aplikasi Smart Online Reporting and Observation Tools (SOROT) dimana merupakan aplikasi untuk menyampaikan pengaduan-pengaduan masyarakat Kota Bekasi.

“Segala jenis kegiatan, urgensi maupun tingkat penanganannya serta dapat melampirkan Foto. Dengan begitu, Bappeda Kota Bekasi dapat memepelajari usulan-usulan tersebut, apakah dapat di jadikan skala prioritas atau tidak,” tandasya.

Sebagai informasi, rencananya, Bappeda Kota Bekasi akan melaksanakan Virtual Musrenbang sebanyak lima kali, dimana dimulaip pada hari ini, tanggal 23, 24,25,26 dan 29 Januari 2018. (adv/hms)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …