Tips dari Kapolsek Tambun Agar Buah Hati Terhindar dari Pembegalan

(Ilustrasi) Minim lampu penerang jalan di sepanjang jalan jembatan CBL, membuat jalan menjadi sepi dan rawan begal, Rabu (17/9). FOTO: Syahrul/GoBekasi

(Ilustrasi) Minim lampu penerang jalan di sepanjang jalan jembatan CBL, membuat jalan menjadi sepi dan rawan begal, Rabu (17/9). FOTO: Syahrul/GoBekasi

KEPALA Polsek Tambun Rahmat Sujatmiko memberikan arahan kepada setiap orang yang mengalami pembegalan seperti Bayu (selengkapnya) agar sigap berteriak.

“Agar korban berani untuk berteriak dan minta tolong warga bila menjadi korban modus penipuan para pelaku yang merampas kendaraan di jalan,” jelasnya.

Pihak penyidik memeriksa para saksi yang mengetahui kejadian tersebut dan mencari petunjuk lain yg mengarah kepada pelaku.

“Dugaan kami pelaku mencari korban masih usia anak-anak dan rentan menjadi korban kejahatan,” jelasnya. (selengkapnya)

Ia mengimbau agar orang tua memberikan pengawasan dan peringatan kepada putra-putrinya sebelum berpergian.

“Jangan menanggapi orang asing yang tanya alamat seolah-olah kenal keluarga maupun mengaku teman. Tetap lanjutkan perjalanan dan hati-hati sampai tujuan,” ucapnya.

“Berhenti di tempat yang ramai warga disekitar untuk memudahkan bila membutuhkan pertolongan,” sambung Rahmat.

Lanjutnya, berhenti di pos dan minta bantuan polisi terdekat bila bertemu dengan para pelaku yang mengikuti arah dicurigai akan melakukan kejahatan.

“Bila memungkingkan dokumentasi pelaku. Selalu berdoa dalam perjalanan Agar selalu diberikan keselamatan dan perlindungan,” jelasnya. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ahmad Syaikhu Tinggalkan Rumah Dinas

Ahmad Syaikhu Tinggalkan Rumah Dinas

AHMAD Syaikhu hari ini mulai meninggalkan rumah dinasnya yang berada di Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (21/2/2018). Ia berkemas …