Penderita HIV di Bekasi Didominasi Kaum Homoseksual

(Ilustrasi) Warga Kota Bekasi menyerukan penolakan terhadap LGBT pada Car Free Day Bekasi, Minggu (21/2/2016). (Foto: Dongeng/GoBekasi)

(Ilustrasi) Warga Kota Bekasi menyerukan penolakan terhadap LGBT pada Car Free Day Bekasi, Minggu (21/2/2016). (Foto: Dongeng/GoBekasi)

DINAS Kesehatan Kota Bekasi mendata pada 2017 jumlah pengidap HIV di Kota Bekasi berjumlah 6493 orang sedangkan pengidap AIDS mencapai 1383 orang, dari data tersebut penyuka sesama jenis adalah penyumbang terbesar human immunodeficiency virus (HIV).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi Dezi Sukrawati mengatakan, penyebaran penyakit HIV di Kota Bekasi masih sulit dicegah karena perilaku seks sesama kaum lelaki memberikan potensi paling tinggi dalam penyebaran virus HIV.

“Kalau berdasarkan data kita memang sebagian besar yang mengidap HIV diawali dengan penyakit penyimpangan perilaku ada yg sesuka sesama ada juga yg suka gonta-ganti pasangan,” katanya Senin (22/1/2018)

Oleh karena itu, pihaknya kini tengah intensif melakukan upaya pencegahan dan penyembuhan kepada para penderita. Salah satunya dengan menghimbau agar tidak melakukan tindakan menyimpang.

Lanjut dia, bertambahnya jumlah penderita HIV/AIDS itu, akibatkan rendahnya pengetahuan masyarakat terkait penyakit mematikan tersebut. Penyebabnya, juga melalui jarum suntik, homoseksual, dan heteroseksual.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang menyimpang atau beresiko untuk kesehatan dan tentunya tetap memeriksakan kondisi tubuhnya ke dokter,” tuntasnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds

Ahmad Syaikhu Tinggalkan Rumah Dinas

Ahmad Syaikhu Tinggalkan Rumah Dinas

AHMAD Syaikhu hari ini mulai meninggalkan rumah dinasnya yang berada di Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (21/2/2018). Ia berkemas …