Program Rehabilitasi Tak Kunjung Didapat, Rumah Samsudin Keburu Ambruk

Samsudin, pemilik rumah yang ambruk diterjang angin, bersama istri dan ketiga anaknya, Sabtu (20/1/2018). (Foto: Ist)

Samsudin, pemilik rumah yang ambruk diterjang angin, bersama istri dan ketiga anaknya, Sabtu (20/1/2018). (Foto: Ist)

RUMAH Samsudin ambruk diterjang angin kencang, Sabtu (20/1/2018). Kini bersama keluarganya ia terpaksa mengungsi ke rumah darurat yang terbuat dari terpal, itu didirikan oleh Unit Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

Menurut keterangan Ketua RT 004 RW 07 Apan, rumah warga Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran itu sudah pernah diusulkan untuk mendapat program rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu) atau bedah rumah.

Sebelumnya: Rumah warga Pebayuran ambruk ditiup angin (baca)

“Sebenarnya sudah 2 kali kami usulkan dalam program itu, tapi entah kenapa usulan kami untuk rumah Samsudin tidak pernah terealisasi,” ungakapnya, Minggu (21/1/2018).

Menurut Apan, rumah Samsudin yang sudah doyong layak mendapat bantuan bedah rumah. Ia mengaku sudah mengajukan rumah itu sebanyak 2 kali, pada 2016 dan 2017, namun sayang, belum ada kejelasan mengenai itu.

Foto-foto rumah ambruk di Pebayuran (klik)

“Saya sebagai ketua RT akan terus berusaha mengusulkan agar rumah Samsudin mendapatkan program rutilahu. Mengenai rumah warga yang ambruk, sudah saya beri tembusan ke Kepala Desa,” pungkasnya. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …