Laporan Polisi Soal Kondisi Jalan di Kabupaten Bekasi

Jalan Rusak di Jalan Inspeksi Kalimalang. (Foto: ist)

Jalan Rusak di Jalan Inspeksi Kalimalang. (Foto: ist)

SATUAN Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi berkeliling meninjau sejumlah jalan beberapa waktu lalu. Bripka Sutarto bersama 3 anggotanya sekaligus memberikan penerangan keliling ke warga.

Mereka mencatat beberapa hal terkait dengan kondisi jalan atau lalu lintas di Kabupaten Bekasi. Berikut gobekasi.co.id paparkan satu per satu:

Jalan Pantura (jalan negara)

Pasar Kaget di Cikarang

Pasar kaget di simpang SGC, Cikarang Utara. (Foto: Ist)

Meliputi Jalan Pangeran Dipegoro, Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Teuku Umar, Jalan R. Fatahilah, Jalan Imam Bonjol, Jalan R.E. Martadinata, Jalan Yos Sudarso hingga Jalan Rengasbandung.

Menurut catatan Sutarto, sejumlah jalan berlubang di jalur pantura sudah mulai diperbaiki. Termasuk pengerjaan jembatan dan drainase di Rawapalangan, Cikarang Barat.

“Namun demikian, bila hujan deras, jalanan masih tergenang dengan ketinggian sampai 30 sentimeter. Hal ini disebakan Kali Rawapalangan lebih tinggi dari drainase,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Kemudian catatan kedua ialah masih ada putaran-balik ilegal yang menghambat arus lalu lintas.  Berdasarkan hasil rekayasa di simpang SGC, arus lalu lintas menjadi lancar dan tertib.

“Putaran di depan Terminal Cikarang justru menjadi hambatan selama ini. Putaran di depan Pasar Lemahabang dibuka, hal ini menjadi hambatan arus lalu-lintas,” imbuhnya.

Menurutnya, perlu rekayasa lalu lintas dengan memberi rambu pembelah jalur, khususnya depan pasar dari Karawang sampai arah Jakarta. Hal itu agar lajur bisa digunakan dengan tertib.

“Keberadaan pos pantau Dishub alangkah baiknya digunakan kebersamaan dengan Satlantas dan penempatan yang strategis serta diaktifkan,” tutupnya.

Jalan Provinsi

Jalan Kabupaten Bekasi

Jalan rusak di Jalan Industri Tegalgede. (Foto: Ist)

Meliputi Jalan Raya Lemahabang dan Jalan Serangbaru-Cibarusah.

Masih terdapat sejumlah hambatan di Jalan Serang-Cibarusah, antara lain seperti galian PDAM di sisi jalan, ruas jalan yang terbilang sempit, kerusakan jalan serta drainase yang tak berfungsi.

Sejumlah titik drainase yang tidak berfungsi menurut polisi seperti di depan pos polisi di bawah Fly Over Tegalgede dan depan pos polisi Gemalapik, drainse rusak dan jalan amblas.

“Pertigaan untuk manover dari dalam kea rah Lippo sempit karena adanya pohon, tiang listrik dan reklame. Galian PDAM tidak segera kunjung selesai serta pelaksana tidak menghiraukan dengan kepentingan pengguna jalan,” jelasnya.

Jalan Kabupaten Bekasi

Jalan Kabupaten Bekasi

Putaran ilegal di Jalan Kabupaten Bekasi. (Foto: Ist)

Meliputi Jalan Raya Industri Pasirgombong, Jalan Raya Inspeksi Kalimalang

Polisi menyoroti jalan amblas atau rusak di depan PT Gunung Garuda yang tak kunjung diperbaiki. Sementara sudah diuruk, namun polisi meminta agar diperbaiki secara permanan agar kokoh dan kuat.

“Banyaknya titik simpangan yang tidak adanya petugas. Kelas jalan tidak jelas, serta minim rambu-rambu lalu-lintas,” jelasnya. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …