Pemkot Bekasi dan FKRW Jatisampurna Tanda Tangani Nota Kesepahaman

Penandatanganan MoU Pemkot Bekasi dan FKRW Jatisampurna, Selasa (16/1/2018). (Foto: GoBekasi)

Penandatanganan MoU Pemkot Bekasi dan FKRW Jatisampurna, Selasa (16/1/2018). (Foto: GoBekasi)

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi kembali menandatangani Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Bekasi dengan Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW) Kecamatan Jatisampurna bertempat di Gedung Sima RT 001 RW 01 Kelurahan Jatisampurna, Selasa (16/1/2018).

Ketua Forum Komunikasi RW Kecamatan Jatisampurna Muhamad Suryadi menyampaikan penandatanganan MoU ini merupakan sebuah kesepakatan bersama yang telah dibahas ditingkat Forum RW tingkat kelurahan dan disatukan dalam sebuah gagasan dan tertuang dalam sebuah usulan yang tadi telah disepakati bersama.

“Kita mengapresiasi kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar pada Kecamatan Jatisampurna ini berupa pembangunan-pembangunan yang salah satunya adalah terbangunnya stadion mini di Kecamatan Jatisampurna yang digunakan oleh anak-anak muda kita berolah raga terutama bidang sepak bola,” ujarnya.

“Begitu juga Puskesmas yang ditingkatkan menjadi tipe D, kemudian dari segi keamanan sudah diresmikan Polsek Jatisampurna walaupun belum terisi akan tetapi mudah-mudahan di Kecamatan Jatisampurna dalam hal keamanan dan kenyamanan dapat terwujud,” sambungnya.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan, melihat kontur Jatiasampurna tidak ada banjir karena tinggi, tapi ternyata di beberapa titik masih terdapat banjir sampai sebatas lutut.

“Kalau di Perumahan IKIP di Jatikramat sudah sampai plafon pintu dan sudah 31 tahun tapi Alhamdulillah 2-3 tahun anggaran ini sudah selesai, bahkan kalau air menggenang langsung hilang karena PUPR-nya sangat berkomitmen menyelesaikan kesusahan yang dialami warga selama ini,” ujarnya.

“Mudah-mudahan usai kegiatan ini nanti dicek oleh camat dengan UPTD PUPR besok ada perubahan anggaran di tahun 2018 sehingga dalam waktu singkat permasalahan dapat diselesaikan satu per satu,” sambungnya.

Menurut Rahmat, semua ini tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri harus dilakukan bersama, membangun proses bagaimana pemerintah berjalan tentunya semua unsur kita libatkan.

“Oleh karena itu kehadiran para tokoh-tokoh agama pada malah hari ini semoga dapat terus menjalin tali silahturahim dan koordinasi yang intens untuk melakukan perbaikan-perbaikan permasalahan yang ada,” tutupnya. (adv/hms)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …