Operator Trans Patriot Harus Sediakan 2 Layanan Ini

Salah satu unit uji coba Transpatriot. Foto: Instagram Syaikhu_ahmad_

Salah satu unit uji coba Transpatriot. Foto: Instagram Syaikhu_ahmad_

KEPALA Bidang Pengembangan Perhubungan Dishub Kota Bekasi, M Solikhun, mengatakan salah satu persyaratan bagi kandidat BUMD yang menjadi operator Trans Patriot adalah penyediaan alat transaksi non-tunai.

Hal itu untuk mewujudkan transparansi pengelolaan pendapatan. Sehingga penggunaan dana operasionalnya bisa langsung termonitor oleh Pemkot Bekasi.

Selain itu, BUMD tersebut juga diharuskan melakukan pengembangan layanan melalui pembuatan aplikasi ‘tracking’ bus Trans Patriot yang bisa diunduh masyarakat melalui sistem Android.

“Tujuannya agar masyarakat mudah mendeteksi keberadaan bus, serta menghitung waktu perjalanannya,” tandasnya, Senin (15/1/2018).

Diketahui, saat ini baru ada 9 Bus Trans Patriot. bus itu dibeli dengan total anggaran keluar Rp11 miliar. Pemerintah Kota Bekasi telah memperkenalkan transportasi massal itu kepada publik pada Desember 2017, belum lama ini.

Operasional bus berdimensi 3/4 serta berkapasitas 21 tempat duduk dan 20 penumpang berdiri itu akan disubsidi Pemkot Bekasi sebesar Rp3.500 per penumpang.

Rencananya besaran tarif yang dibebankan kepada penumpang Rp3.500 per tiket perjalanan. Ongkos itu sudah dipotong dana subsidi dari normalnya Rp7.000 per penumpang. (kub/gob)



loading...

Feeds