Tergiur Barang Mahal, 2 Pelaku Nekat Gasak Barang Anggota DPR Asal Cikarang

Wakapolres AKBP Luthfie (tengah) dan Kasat Reskrim AKBP Rizal Marito (kiri) menunjukkan barang yang digasak pelaku, Sabtu (13/1/2018). (Foto: Ist)

Wakapolres AKBP Luthfie (tengah) dan Kasat Reskrim AKBP Rizal Marito (kiri) menunjukkan barang yang digasak pelaku, Sabtu (13/1/2018). (Foto: Ist)

DUET pencuri nekat beraksi di rumah anggota DPR RI Daeng Muhammad di Perumahan Mekar Indah, Desa Mekarmukti, Cikarang Utara.

Mereka berhasil menggasak 6 jam tangan dan 7 batu cincin kemudian melarikan diri agar aman dari kejaran polisi.

Wakil Kepala Polres Metro Bekasi AKBP Luthfie Sulistiawan, menjelaskan, pelaku dikenal sebagai orang dekat yang sering datang ke rumah. Ketika itu korban tidak ada di rumah sedang ke luar kota pada 21 Desember 2017.

Dua orang pelaku yakni MB (35) berperan mengambil barang-barang yang ada di dalam kamar tanpa sepengatahuan dan izin korban serta HH (33) berperan sebagai penadah.

“Peristiwa ini berawal ketika tersangka MB dan HH serta 2 orang saksi bertamu ke rumah korban untuk mengantarkan undangan acara Maulid ke Daeng Muhammad pada Kamis 21 Desember 2017 lalu,” kata AKBP Luthfie Sulistiawan saat jumpa pers Sabtu (13/1/2018) siang.

Sesampainya di rumah korban sekitar pukul 11.30 WIB, mereka bertemu dengan orang tua korban dan dipersilahkan untuk masuk dan menunggu di ruang tamu.

Saat memasuki Zuhur, pelaku MB izin untuk menumpang salat di kamar anak korban yang berada tepat di belakang ruang tamu.

“Setelah salat zuhur tersangka MB melihat di atas lemari ada 2 buah jam tangan dan 1 buah power bank. Barang-barang tersebut lalu diambil dan dimasukan ke dalam saku kanan dan kiri bajunya,” ungkapnya.

Tak berhenti di situ,  pelaku lalu masuk ke dalam kamar korban lalu mengambil 4 buah jam tangan dan 7 buah batu cincin serta barang-barang berharga lainnya.

Sepulangnya dari rumah korban, pelaku MB dan HH beserta 2 orang saksi pergi menuju Bandung dan berhenti  di rest area KM 39 Tol Jakarta Cikampek.

Di sana HH meminta bagian karena pada saat berada dalam perjalanan menuju Bandung mengetahui jika tersangka MB mengambil sejumlah barang dari rumah korban.

“Akhirnya oleh MB tersangka HH diberikan kalung, cincin dan jam tangan. Kemudian keduanya pisah menjadi 2 kendaraan,” ungkapnya.

Aksi ini ketahuan dari rekaman CCTV rumah korban.

“Pelaku ini pemain lama. Satu orang ini pemain lama. Lalu temannya ini pemain sudah beberapa main di beberapa tempat pernah beraksi di Cianjur. Evaluasi pengungkapan murni dari TKP CCTV dan masayarakat juga aktif,” pungkas Wakapolres.

Akibat perbuatannya, para pelaku dapat diancam Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. (dam/gob)



loading...

Feeds

Serikat Pekerja Tolak Penghapusan UMSK

Serikat Pekerja Tolak Penghapusan UMSK

PERWAKILAN Serikat buruh dalam Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi menolak penghapusan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK). Mereka meminta supaya pembahasan UMSK …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memperingatkan aktivitas belanja online merupakan transaksi yang rawan pelanggaran terhadap hak-hak konsumen. Dalam catatan YLKI, …