Polisi Bekasi Layangkan Timah Panas ke Perampok di Cikarang Barat

POLISI menembak seorang maling motor grup Lampung yang sempat beraksi di Toko Burung bilangan Cibuntu, Cikarang Barat pada 27 Desember 2017.

Menurut Wakil Kapolres Metro Bekasi AKBP Luthfie Sulistiawan, para pelaku memang spesialis maling motor dam sudah beraksi di sejumlah wilayah, antara lain Kota Bekasi dan Cikarang.

Dari 4 pelaku, 2 yang ditangkap ialah RJ (18), SW (31) sedangkan J dan F masih dikejar oleh polisi.

Berita sebelumnya (baca)

“Para pelaku masing-masing berbekal senpi rakitan dalam melancarkan aksinya. Ketika itu korban sempat terkena tembakan oleh pelaku DPO, J, dalam usaha berebut motor korban,” jelasnya, Sabtu (13/1/2018).

Awal mula kejadian, Rabu (27/12/2017), sekira pukul 23.00 WIB, di TKP korban Slamet Setiawan bersama 5 orang rekannya tengah bermain Play Station.

Tiba-tiba datang 4 orang laki-laki tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor dan berusaha mengambil sepeda motor jenis Honda CBR yang diparkir di depan kios burung tersebut dengan menggunakan kunci letter T.

“Karena para pelaku kesulitan, akhirnya masuk ke dalam kios marah-marah sambil mengacungkan pistol ke arah korban. Kemudian, korban dan teman-temannya berusaha melawan,” jelasnya.

“Selanjutnya, salah satu pelaku melepaskan tembakan yang diarahkan ke kaki korban dan mengenai betis kanan tembus menyerempet ke betis kiri,” sambungnya.

Kemudian, lanjut Wakapolres, pelaku lainnya yang ada di luar masuk ke dalam kios dan memukul korban dengan menggunakan gembok hingga menimbulkan luka robek, setelah itu pelaku meminta paksa ponsel korban dan teman-temannya sebanyak 5 buah, serta pelaku mengambil Play Station milik korban.

“Setelah itu, pelaku menemukan kunci sepeda motor Honda Beat warna putih list biru dengan No. Pol B 4978 FEI tahun 2016 atas nama Suwardi, yang digunakan Budi (korban). Setelah para pelaku pergi, korban membawa rekannya ke klinik dan korban lain melaporkan ke Polsek Cikarang Barat,” ucap AKBP Luthfie.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya, yakni 2 pucuk senjata api rakitan berikut 11 butir peluru, 2 buah kunci letter T dengan 5 buah mata kunci, 3 unit handphone, uang tunai sebesar Rp110 ribu, 1 buah anak kunci merk Honda, 2 buah kemeja lengan pendek berwarna abu-abu dan kotak-kotak bermotif biru, kuning dan putih bergaris.

“Polisi sudah mengantongi identitas dua pelaku lainnya yang kini jadi DPO, yaitu J (pelaku penembakan) dan F (sebagai joki),” tambahnya.

Dua pelaku ditangkap Tim Cobra Reserse Polrestro Bekasi pada Minggu (7/1/2018) di kontrakannya dan dilapangan Kalijodo Jakarta Utara.

Para pelaku terancam Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

S salah satu pelaku mengaku baru pertama mengikuti aksi kriminal.

“Istri saya lagi hamil minta susu lactamil. Sama minta Jhon ikut,” katanya tertunduk.  (dam/gob)



loading...

Feeds

Serikat Pekerja Tolak Penghapusan UMSK

Serikat Pekerja Tolak Penghapusan UMSK

PERWAKILAN Serikat buruh dalam Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi menolak penghapusan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK). Mereka meminta supaya pembahasan UMSK …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memperingatkan aktivitas belanja online merupakan transaksi yang rawan pelanggaran terhadap hak-hak konsumen. Dalam catatan YLKI, …