Srikandi For RE Mulai Bergerilya

Srikandi for RE bersama warga RW 017 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (13/1/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Srikandi for RE bersama warga RW 017 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (13/1/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

MESIN Partai Golkar kini sudah bergerak setalah Petahana Rahmat Effendi secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Bekasi di Pilkada 2018. Dalam pencalonanannya, Rahmat Effendi menggaet birokrat yaitu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Tri Adhianto Tjahyono.

Bakal pasangan calon (Bapaslon) ini diantarkan oleh enam partai politik yakni, Partai Golkar, Demokrat, Hanura, PPP, PAN dan PKB plus relawan pendukung, PDIP, Nasdem dan PKPI.

Rahmat Effendi-Tri Adhianto kini harus berhadapan dengan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady yang dimotori oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dimana merupakan partai yang pernah menang mengantarkan Rahmat Effendi-Ahmad Syaikhu. Kini, PKS menggaet partai besutan Prabowo Subianto, Gerindra.

Rupanya, pergerakan politik tidak saja menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Partai Golkar dan Sayap Partai Golkar beserta para partai pengusungnya. Kali ini, Relawan perempuan yang dinamakan Srikandi For Rahmat Effendi (RE) mengadakan pelatihan membuat tas kerajinan tangan yang diadakan di RW 017, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Ketua Srikandi For RE, Sri Wahyuni Ronata, atau akrab disapa Bunda Nining, mengatakan bahwa dalam dunia politik tidak melulu menggunakan lobi-lobi dan janji manis kepada warga.

Di era yang semakin maju, maka masyarakat membutuhkan keterampilan yang mana dapat bisa dijadikan sebagai sumber penghidupan. Terlebih lagi kaum perempuan.

“Setalah saya terjun ke masyarakat, rupanya banyak perempuan terutama kaum ibu yang memang membutuhkan keterampilan, rata-rata mereka bosan hanya dapat menyajikan masakan untuk keluarganya, meraka ternyata membutuhkan juga penghasilan, dan dari sinilah terobosannya,” kata Nining, Sabtu (13/1/2018) kepada GoBekasi.co.id.

Nining mengaku, kalau kegiatan yang kini telah diembannya merupakan terobosan untuk melanjutkan program ekonomi kreatif yang telah digagas oleh Rahmat Effendi.

“Hasil daripada keterampilan (pembuatan tas) ini bisa mereka perjual belikan, juga dipakai untuk perseorangan pribadi. Kami juga memberikan seminar kepada mereka,” katanya.

Pembina Srikandi For RE, Devi Simanjuntak, menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi menjawab atas bullying yang beberapa tahun kebelakang menerpa Kota Patriot ini.

“Fokus kami saat ini adalah bagaimana membangun Sumber Daya Manusia (SDM). kalau SDM bisa kita upgrade, keterampilan baik, inilah modal kuat kita bersaing dengan kota-kota maju, bahkan mancanegara, Pak Rahmat Effendi dalam membangun kota jangan diragukan lagi. Sekarang bagaiman kami dapat membantu beliau untuk memerdayakan SDM warga Kota Bekasi,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …