Gelar Rakor, KPU Kota Bekasi Target KTP-El Selesai 30 Hari sebelum Pemungutan Suara

KPU Kota Bekasi menggelar Rakor bersama PPK/PPS di ruang aula, Jalan Ir.H Juanda, Bekasi  Timur, Sabtu (13/1/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/GoBekasi

KPU Kota Bekasi menggelar Rakor bersama PPK/PPS di ruang aula, Jalan Ir.H Juanda, Bekasi Timur, Sabtu (13/1/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/GoBekasi

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama dengan Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara (PPK/PPS) di ruang aula Kantor KPU Kota Bekasi Jalan Ir.H Juanda, Bekasi Timur, Sabtu (13/1/2018).

Rakor ini guna menyukseskan Pilkada serentak 27 Juni 2018. Dimana, dua bakal pasangan calon (Bapaslon) wali kota dan wakil wali kota Bekasi sudah melakukan pendaftaran pada, Rabu (10/1/2018) malam, belum lama ini. Sebelum penetapan Pasangan Calon (Paslon) pada, 12 Februari 2018, mendatang.

Kedua Bapaslon yaitu, Rahmat Effendi-Tri Adhianto Tjahyono yang diusung Partai Golkar, Demokrat, Hanura, PKB, PPP dan PAN dengan perolehan 25 kursi di legislatif. Sementara Bapaslon Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady diusung oleh PKS dan Gerindra dengan perolehan 13 kursi di legislatif.

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, mengatakan kalau saat ini lembaganya sebagai penyelenggara Pilkada tengah mengarahkan kepada PPK/PPS untuk dapat melakukan pengarahan terhadap Petugas Pemutkahiran Data Pemilih (PPDP) yang saat ini sudah dapat direkrut sebanyak 3030 orang sesuai dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Bekasi.

“PPK/PPS harus dapat mengarahkan PPDP ketika melakukan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) kemudian menemukan warga Kota Bekasi yang belum melakukan perekaman KTP-El dilaporkan kepada Disdukcasip (Dinas Kependudukan dan Catataan Sipil) Kota Bekasi untuk dilakukan perekaman,” kata UCu.

Soalnya, KPU Kota Bekasi menargetkan sebelum hari H pelaksanaan pemungutan suara atau 27 Juni 2018, masyarakat Kota Bekasi sudah mempunyai KTP-El. Hal ini juga untuk mempermudah pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Karena itu, PPDP harus berperan aktif apabila juga masih menemukan masyarakat Kota Bekasi yang identitasnya masih berdasarkan Surat Keterangan (Suket). PPDP bisa langsung menghubungkan masyarakat itu (yang masih memakai Suket) ke Disdukcasip untuk dijadikan KTP-El. Sehingga, sebelum pada 27 Juni 2018 saat pemungutan sudah memiliki KTP-El,” tandasnya.

KPU Kota Bekasi memastikan jika jumlah TPS yang ada di Kota Bekasi masih sama dengan jumlah pesta demokrasi pada tahun 2014 silam yang hanya 3030 TPS. Masing-masing TPS dapat mengakomodir jumlah warga maksimal 800 pemilih. (kub/gob)



loading...

Feeds