‘Teriakan’ Pengusaha Warung Makan di Bekasi

(Ilustrasi) Warga melintas didepan warung nasi uduk dan bubur ayam Dewi Septiani di Perumahan Mutiara Gading Ruko GT Grande Blok F 19 RT.01 RW.23, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (20/5). Pasca ditemukan dugaan beras sintetis yang dialami pedagang nasi uduk dan bubur ayam, warung Dewi Septiani tutup. FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

(Ilustrasi) Warga melintas didepan warung nasi uduk dan bubur ayam Dewi Septiani di Perumahan Mutiara Gading Ruko GT Grande Blok F 19 RT.01 RW.23, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (20/5). Pasca ditemukan dugaan beras sintetis yang dialami pedagang nasi uduk dan bubur ayam, warung Dewi Septiani tutup. FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

PEDAGANG nasi menjerit sebab kenaikan harga beras yang kini mencapai Rp 100 ribu per karungnya.

Kenaikan harga semakin menyusahkan masyarakat menengah ke bawah. Demikian menurut salah seorang pedagang warung nasi di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Ali.

“Seharusnya ada solusi dari pemerintah saat musim tanam agar harga beras tidak semakin tinggi. Beras merupakan kebutuhan pokok, mahal atau murah kami tetap harus beli. Apalagi penjual nasi seperti saya, hampir setiap hari harus membeli beras, jadi terasa sekali kalau harga beras naik,” ucap Ali, Kamis (11/1/2018).

Karena itu, Ali sangat mengeluhkan tingginya harga beras yang dijual di pasar. Pasalnya, penghasilan sebagian warga sangat terbatas, sementara harga kebutuhan pokok seperti beras cukup mahal.

Bukan hanya beras, Kenaikan cabai pun sangat di rasakan oleh Ali, diirinya kadang mengurangi kadar kepedasan di sambalnya, hal tersebut dilakukan agar tidak rugi dalam usahanya.

“Beras biasanya dalam sehari saya beli 8 liter sampai 10 liter yang beras pulen, sedangkan cabai sehari bisa beli 4 kilogram, yah kalo lagi mahal begini paling kami siasatinya untuk tidak terlalu boros dalam olahannya,” tandasnya.

(mar/jpg/pj/gob)



loading...

Feeds

Belum Capai Terget, Pendaftaran Agen Sosialisasi Pilgub Jabar Diperpanjang

Hasil Survei Bukan Syarat Kemenangan

TIM Pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 2, TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah), Waras …