Supir Nekat Culik Anak Majikan, Disetubuhi di Bali

PERBUATAN AN (22) yang merupakan seorang sopir pribadi benar-benar biadab. Betapa tidak, ia nekat menculik anak majikannya ketika sang nyonya tidur pulas. AN menculik wanita belia berusia 15 tahun itu untuk disetubuhi di Bali.

Kapolsek Pondokgede, Kompol Suwari menjelaskan, kejadian bermula ketika orang tua korban bangun sekitar pukul 03.30 WIB dihari, Senin (8/1/2018). Kemudian, pelapor mendapati bahwa anak perempuannya itu sudah tidak ada di kamar rumahnya yang berada di Perumahan Jatiwarna.

“Setelah itu si saksi pelapor (orangtua korban) ke kamar pengemudi, tidak ditemukan. Sehingga, pada saat itu dia berusaha menghubungi keluarga untuk menanyakan keberadaan putrinya, tapi tidak ada yang mengetahui,” kata dia, Jumat (12/1/2018).

Selanjutnya, orang tua korban langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Pondok Gede pada Pukul 09.00 WIB, Senin (8/1/2018).

“Malamnya ada informasi banking, ada transaksi pencairan uang (korban) di daerah Bali. Info itu disampaikan Polsek,” tambahnya.

Setelah itu, kata dia, pihak kepolisian bersama dengan anggota keluarga langsung mengejar ke Bali untuk mengamankan pelaku dan korban keesokan harinya. Akhirnya, setelah mengetahui keberadaan AN, pihak kepolisian mendatanginya dan langsung mengamankannya.

Selanjutnya, kepada penyidik pelaku mengaku merayu korban untuk pergi ke Bali ketika menyupiri korban berangkat ke sekolah.

Dia menambahkan Tersangka mengetahui bahwa usia korban masih 15 tahun dan belum layak untuk dikawini. Namun saat pertama kali menyetubuhi, kata dia, tersangka merayu korban dan memaksanya.

Pada saat pertama melakukan hubungan suami istri, tersangka yang tahu kalau korbannya masih dibawah umur melakukan pemaksaan.

Tersangka disangkakan tindak pidana persetubuhan dengan perempuan dibawah umur atau melarikan perempuan dibawah umur sebagaimana dimaksud Pasal 81 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomoe 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak didenda penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. Atau, Pasal 332 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman selama – lamanya 7 tahun. (kub/gob)



loading...

Feeds

Serikat Pekerja Tolak Penghapusan UMSK

Serikat Pekerja Tolak Penghapusan UMSK

PERWAKILAN Serikat buruh dalam Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi menolak penghapusan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK). Mereka meminta supaya pembahasan UMSK …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memperingatkan aktivitas belanja online merupakan transaksi yang rawan pelanggaran terhadap hak-hak konsumen. Dalam catatan YLKI, …