Kecewa Keputusan Partai, Kader PDIP Mengundurkan Diri

PDIP

PDIP

DPC PDIP mulai bergejolak pasca keputusan bergabung dengan koalisi besar bakal pasangan calon (Bapaslon) petahana Rahmat Effendi-Tri Adhianto yang diusung Partai Golkar, Demokrat, Hanura, PKB, PPP dan PAN di Pilkada 2018.

Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), Hiu Hindiana, secara resmi telah membuat keputusan untuk mengundurkan diri dari partai besutan Megawati Soekarno Putri.

Keputusan ini atas dasar sikap politiknya untuk tidak ikut mendukung petahana lantaran sudah terlalu lama dirinya harus menelan ‘Pil Pahit’ yang diberikan oleh DPC PDI Perjuangan.

Hiu, sangat kecewa kepada Ketua DPC dan Sekretaris DPC PDIP yang ditengarai telah bermain-main dan tidak bertanggungjawab serta konsisten, kata dia, semua itu telah dibuktikan dengan tidak menolak tegas dukungan kepada Petahana.

“Saya melawan dan menolak mendukung Petahana yang diusung oleh PDIP semua ini adalah sikap politik saya,” kata Hiu melalui sambungan selularnya, Jumat (13/1/2018) kepada GoBekasi.co.id.

Kekecewaan itu pun berlanjut dan dibuktikannya dengan surat pengunduran dirinya yang telah diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

“Semua itu saya buktikan dan mengorbankan keluar dari karir politik saya sebagai pengurus DPC PDIP, saya rela keluar dari karir politik karena saya mempunyai prinsip,” tegasnya.

Terlebih, Hiu belum dapat melupakan sejarah pada tahun 2010, dimana “Koalisi M2R (Mochtar Mohamad-Rahmat Effendi)” telah menggoreskan luka.

“Ingat, kasus itu belum selesai dan akan kita selesaikan secara tuntas,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Belum Capai Terget, Pendaftaran Agen Sosialisasi Pilgub Jabar Diperpanjang

Hasil Survei Bukan Syarat Kemenangan

TIM Pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 2, TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah), Waras …