BPBD Berencana Pasang Alat Peringatan Dini di Sungai Citarum dan Kali Bekasi

(Ilustrasi) Pencemaran limbah di Kali Bekasi meluas. Belum ada tindakan tegas dari pemerintah Kota Bekasi dan kepolisian atas pencemaran limbah di Kali Bekasi yang kerak terjadi. (Foto: Radar Bekasi)

(Ilustrasi) Pencemaran limbah di Kali Bekasi meluas. Belum ada tindakan tegas dari pemerintah Kota Bekasi dan kepolisian atas pencemaran limbah di Kali Bekasi yang kerak terjadi. (Foto: Radar Bekasi)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi akan memasang alat peringatan dini (Early Warning System) di 2 titik aliran sungai untuk memantau luapan sungai dan bencana banjir.

“Alat monitor itu direncanakan akan dibeli melalui APBD 2018 dan telah dianggarkan,” ucapnya, Kamis (11/1/2018).

Dirinya menjelaskan pemasangan tersebut menjadi priotitas pihaknya terdapat 2 titik sungai yang berada di Kabupaten Bekasi, pasalnya, sungai tersebut sering terjadinya penyebab banjir.

“Dua titik sungai yang dipasang alat itu diantaranya di Sungai Citarum dan Kali Bekasi. Kedua sungai itu diketahui sering meluap airnya dan menyebabkan banjir,” kata Aspuri.

Lanjut Aspuri, dirinya juga menjelaskan pihaknya dan aparat desa maupun warga bisa langsung siaga apabila alat itu berbunyi dan mengeluarkan tanda jika kondisi sungai debit airnya meningkat.

“Rata-rata penyebab meluapnya aliran sungai yang menyebabkan banjir, karena air kiriman dari hulu sungai,” jelasnya.

Jelas dia, karenanya diperlukan normalisasi oleh dinas lain dalam hal ini PUPR.

“BPBD pun sudah meminta dilnormalisasi sungai tetapi pihaknya tidak mengetahui apakah normalisasi itu dilakukan di tahun ini atau tidak,” tuturnya. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …