Kenaikan Harga Beras Pengaruhi Daya Beli Masyarakat Bekasi

(Ilustrasi) Ujang Permana (60), pedagang beras di Kios Babeh Blok GK12-5 Pasar Central Lippo Cikarang, Kecamatan Cikarang Selatan menimbang barang dagangannya, Sabtu (4/6/2016). (Foto: Rezza Rizaldi/GoBekasi)

(Ilustrasi) Ujang Permana (60), pedagang beras di Kios Babeh Blok GK12-5 Pasar Central Lippo Cikarang, Kecamatan Cikarang Selatan menimbang barang dagangannya, Sabtu (4/6/2016). (Foto: Rezza Rizaldi/GoBekasi)

DINAS Ketahanan Pangan Kota Bekasi mengambil langkah antisipasi akibat adanya kenaikan harga beras diawal tahun 2018.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi Alexander Zulkarnain mengatakan kenaikan harga beras sekitar Rp1.000 – Rp2.000 dan menurutnya bisa menyebabkan berkurangnya daya beli masyarakat khususnya bagi warga kurang mampu.

“Kita yang berkecukupan bisa menyediakan uang lebih tapi bagi mereka yang kekurangan sangat berpengaruh,” kata Alexander, Kamis (11/1/2018).

Pihaknya pun kata Alex telah menyiapkan stok beras di dalam cadangan pangan daerah Kota Bekasi. Termasuk cadangan pangan untuk bantuan warga terkena bencana banjir dan bencana lainnya.

“Untuk itu kita akan bantu warga dengan koordinasi aparatur diwilayah terkait pemetaan dan distribusinya,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Pelatihan Wirausaha

CCAI Beri Pelatihan Kewirausahaan

COCA-Cola Amatil Indonesia (CCAI) menggelar pelatihan kewirausahaan kepada sejumlah warga sekitar pabrik CCAI dan anggota Forum Bank Sampah Kabupaten Bekasi …
Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

KPU Harus Jamin Hak Pilih Warga

KETUA Kajian Masyarakat Merdeka, Ahmad Lauhil Mahfuz, menilai jika bicara Pemilu  maka sumbernya adalah rakyat yang berdaulat. Oleh sebab itu, …