Harga Beras Naik, Pedagang Nasi Menjerit

Pedagang sembako di Pasar Baru Bekasi telah melayani konsumen, Kamis (11/1/2018). Foto: Yurizka Aditya/Gobekasi

Pedagang sembako di Pasar Baru Bekasi telah melayani konsumen, Kamis (11/1/2018). Foto: Yurizka Aditya/Gobekasi

KENAIKAN harga beras membuat para pedagang nasi di Kota Bekasi menjerit. Kenaikan yang terjadi mulai dua sampai dengan empat ribu rupiah perliter.

Salah seorang pedagang warung nasi di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Ibu Ali, menyampaikan bahwa kenaikan harga dinilai semakin menyusahkan masyarakat menengah kebawah.

“Seharusnya ada solusi dari pemerintah saat musim tanam agar harga beras tidak semakin tinggi. Beras merupakan kebutuhan pokok, mahal atau murah kami tetap harus beli. Apalagi penjual nasi seperti saya, hampir setiap hari harus membeli beras, jadi terasa sekali kalau harga beras naik,” ucapnya, Kamis (11/1/2018).

Dirinya sangat mengeluhkan tingginya harga beras yang dijual di pasar. Pasalnya, penghasilan sebagian warga sangat terbatas, sementara harga kebutuhan pokok seperti beras cukup mahal.

Bukan hanya beras, Kenaikan cabai pun sangat di rasakan oleh Bu Ali, diirinya kadang mengurangi kadar kepedasan di sambalnya, hal tersebut dilakukan agar tidak rugi dalam usahanya.

“Beras biasanya dalam sehari saya beli 8 liter sampe 10 liter yang beras pulen, sedangkan cabai sehari bisa beli 4 kilogram, yah kalo lagi mahal begini paling kita siasatinya untuk tidak terlalu boros dalam olahanya,” tandasnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …