6 Desa di Sukatani Tunggak Bayar Raskin

Ilustrasi raskin. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

Ilustrasi raskin. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

SEBANYAK 6 desa di kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi, nunggak membayar Beras Miskin (Raskin) sejak Desember 2017 lalu. Akibatnya kecamatan Sukatani harus menanggung hutang sebesar Rp104 juta.

Jika dalam waktu dekat ini pembayaran tidak dilakukan, maka Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat akan menagih langsung. Demikian ditegaskan langsung Kasi Pemerintahan Kecamatan Sukatani, Abdul Aziz saat rapat Minggon, kemarin.

“Saya sudah melaporkan semua ini kepada Camat, tadi juga saya menghimbau kepada Kepala Desa agar secepatnya membayar tunggakan beras raskin, sehingga enggak terjadi permasalahan kedepannya,” ucapnya sehabis rapat minggon selesai, Rabu (10/1/2018).

Rencananya, tahun 2018 ini akan ada perubahaan, yang tadinya Subsidi Raskin menjadi Bansos Raskin. Gratis atau tidaknya bantuan yang baru, kata dia, sejauh ini belum ada penjelasan selanjutnya.

“Syarat dimulainya Bansos Raskin, pihak Desa harus menyelesaikan terlebih dahulu tunggakan Subsidi Raskin, yang sekarang masih banyak Desa yang menunggak,” tuturnya.

Kata dia, ada perbedaan dari Subsidi Raskin dengan Bansos Raskin, kemungkinan besar aturan yang baru yaitu Bansos Raskin, warga akan mendapatkan beras gratis.

“Kalau Subsidi penurunan harga, atau harga murah, kalau Bantuan Sosial (Bansos) kemungkinan besar gratis, tetapi untuk sekarang belum ada kepastian, masih menunggu keputusan terlebih dulu,” tutupnya.

(pra/pj/gob)



loading...

Feeds