Petahana Rahmat Effendi Beberkan Pilih Pendamping dari Birokrat

Bapaslon wali kota dan wakil wali kota Rahmat Effendi-Tri Adhianto bersama dengan Ketua KPU Kota Bekasi dan para komisionernya usai menerima pendaftaran di Pilkada 2018, Rabu (10/1/2018) malam. Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Bapaslon wali kota dan wakil wali kota Rahmat Effendi-Tri Adhianto bersama dengan Ketua KPU Kota Bekasi dan para komisionernya usai menerima pendaftaran di Pilkada 2018, Rabu (10/1/2018) malam. Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

PETAHANA Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi akhirnya buka suara soal alasannya menggaet Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA), Tri Adhianto Tjahyono sebagai pendamping dalam Pilkada 2018.

Politisi dari Partai Golkar ini menyebut, Tri merupakan sosok birokrat yang memiliki latar belakang pendidikan yang bagus dan berkompeten di bidang pemerintahan.

“Saudara Tri punya kemampuan kompetensi yang luar biasa. Dia juga S-3 (gelar doktor),” kata Rahmat Effendi saat jumpa pers di Kantor KPU Kota Bekasi, Jalan Ir. H. Djuanda, Bekasi Timur, Rabu (10/1/2018) malam.

Rahmat juga menginginkan kepemimpinan nantinya bisa berjalan nyaman dan aman. Seperti halnya saat memimpin Kota Bekasi dengan Ahmad Syaikhu yang kini maju sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Mayjen (purn) Sudrajat.

“Kemarin sama Bapak Syaikhu dari politisi berjalan nyaman dan Insya Allah sekarang yang dari birokrat (Tri) bisa lebih nyaman,” ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, bila proses pemerintahan berjalan nyaman maka seluruh aparatur termasuk dirinya juga bakal fokus melayani masyarakat. Dengan demikian, keuntungan (benefit) yang diterima masyarakat akan lebih meningkat.

“Pelaksanaan birokrasi yang nyaman bisa menimbulkan kinerja fokus, kesejahteraan baik, sehingga benefit terhadap masyarakat akan meningkat,” jelasnya.

Rahmat tidak menampik, masih ada beberapa hal yang kurang di ujung kepemimpinannya selama lima tahun terakhir. Namun dia berdalih, berdasarkan survei kepuasan pada kepemimpinannya sudah menembus hingga 70 persen.

“Walaupun Kota Bekasi belum begitu bagus seperti kota besar lainnya, tapi Insya Allah lima tahun lagi akan berjalan bagus,” katanya.

Sementara itu, Tri Adhianto Tjahyono mengapresiasi dukungan dari partai koalisi saat maju dalam Pilkada 2018.

“Saya merasa yang membesarkan saya dan Bekasi adalah teman-teman media yang telah membantu mensosialisasikan apa yang sudah kita kerjakan untuk masyarakat,” singkat Tri. (kub/gob)



loading...

Feeds