Keren, Karang Taruna Kayuringin Jaya Sulap Kotoran Kelelawar Jadi Pupuk Cair Organik

Karang Taruna Kayuring Jaya menunjukkan pupuk cair organik berbahan dasar kotoran kelelawar, Rabu (10/1/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Karang Taruna Kayuring Jaya menunjukkan pupuk cair organik berbahan dasar kotoran kelelawar, Rabu (10/1/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

KARANG Taruna RW 08 Kayuringin Jaya berhasil mmenyulap kotoran kelelawar menjadi pupuk cair organik. Selain menciptakan pupuk cair dari kotoran kelelawar, Katar RW 08 juga memproduksi pupuk cair dari air lindi bekas sampah dan buah-buahan.

Waluyo, salah satu penggerak karang taruna RW 08 Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan yang berhasil menciptakan menuturkan awal mula produksi pupuk tersebut.

“Saya mencoba membeli kotoran kelelawar asli dari daerah Purworejo yang sering dipakai untuk menyuburkan tanaman durian, inovasi saya lakukan dengan memfermentasikan kotoran dan dicamour dengan beberapa bahan pupuk lain dan difermentasikan tanpa dicampur bahan kimia buatan,” katanya, Rabu (10/1/2018) kepada GoBekasi.co.id.

Menurutnya, cairan fermentasi inilah yang mereka produksi untuk keperluan sehari-hari pecinta tanaman di wilayahnya.

Waluyo juga menambahkan, produksi pupuk cair organik berbahan dasar kotoran kelelawar ini sudah berjalan selama empat bulan produksi dan menghasilkan sekitar 100 botol pupuk cair organik yang dipakai oleh warga.

“Selain harganya terjangkau, ternyata memang terbukti bisa menyuburkan tanaman, khususnya untuk bunga-bunga beraneka jenis dan hasil perkebunan,” katanya.

“Pupuk cair terbilang praktis saat pemakaian, tidak memakan biaya juga, karena dengan kuantitas yang sedikit bisa dipakai untuk berkali-kali dipakai dengan cara disemprotkan ke tanaman,” sambungnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Belum Capai Terget, Pendaftaran Agen Sosialisasi Pilgub Jabar Diperpanjang

Hasil Survei Bukan Syarat Kemenangan

TIM Pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 2, TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah), Waras …