Efek Polusi PT Millenium Laundry, 5 Warga Derita Gangguan Pernafasan

Perwakilan warga saat menyambangi PT Millenium Laundry, Selasa (9/1/2018). (Foto: Ist)

Perwakilan warga saat menyambangi PT Millenium Laundry, Selasa (9/1/2018). (Foto: Ist)

SEDIKITNYA 5 warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputeri, Kabupaten Bogor, terserang gangguan saluran pernafasan akibat polusi asap hasil produksi pabrik pencucian celana jeans PT Millenium Laundry, Bantargebang.

“Sudah ada 5 anak di perumahan kami yang kemarin dilaporkan sakit pernafasan, salah satunya putera saya bernama Muhammad Athar (15) yang suka sesak kalau menghirup asap buangan pabrik,” kata salah satu perwakilan warga Bumi Mutiara Tirta (40) di Bekasi, Selasa (9/1/2018).

Hal itu dikatakannya saat mendatangi lokasi pabrik PT Millenium di Jalan Raya Narogong Pangkalan III RT 005 RW 02, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Tirta bersama 11 perwakilan warga lainnya mendatangi pabrik pencucian bahan celana jeans dengan didampingi sejumlah personel Polsek Bantargebang dan Tim Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi untuk memprotes pencemaran udara, sungai dan suara yang dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan yang berdomisili di bibir Kali Bekasi tersebut.

Menurut dia, putranya yang kini masih duduk di bangku kelas III SMP sebenarnya memiliki penyakit asma sehingga sangat sensitif terhadap kualitas udara.

Penyegelan PT Millenium Laundry dan 2 perusahaan lain. (baca)

“Sampai saat ini sudah ada 5 warga kami yang terganggu pernafasannya akibat situasi ini,” katanya.

Dari hasil dialog warga bersama perwakilan manajemen, kata dia, diketahui bahwa sumber dari pencemaran udara yang dikeluarkan dari empat cerobong asap PT Millenium Laundry ini dipicu penggunaan bahan bakar batu bara.

Perwakilan warga lainnya, Puarman, mengatakan, kepulan asap hitam pekat yang dibuang perusahaan tersebut terbawa angin hingga ke rumah warga Bumi Mutiara yang berlokasi tepat di seberang Kali Bekasi.

“Asapnya terbawa hingga ke dalam ruangan rumah kami. Waktunya tidak tentu, kadang pagi, siang, sore bahkan malam tergantung aktivitas produksi mereka,” katanya. (lea/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …