Banyak Warga Belum Laporkan Kasus Perlindungan Anak di Bekasi

KOMISIONER Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Bekasi Muh. Rojak mengakui banyak masyarakat yang belum melapor kala terjadi kasus terhadap anak.

Menurutnya hal itu berangkat dari ketidaktahuan masyarakat bahwa di Kabupaten Bekasi telah ada KPAID.

“Tahun 2017 kita sudah sosialisasi mengenai KPAID di 5 kecamatan. Kita sosialisasi saat rapat minggon, memberitahu masyarakat bahwa kita ada KPAID dan apabila ada kasus bisa melapor ke kami,” jelasnya, Senin (8/1/2018).

Lima kecamatan yang telah disambangi KPAID ialah Tambun Selatan, Cikarang Barat, Setu, Sukatani dan Cibitung.

“2018 kita masifkan sisa kecamatan yang belum kita sosialisasi. Termasuk rapat minggon sosialisasi perlindungan anak ke desa-desa,” ujar Rojak.

Jangan takut melapor

Ada 3 cara melaporkan kasus yang berkenaan dengan anak seperti kekerasan, pelecehan seksual, bullying bahkan soal hak asuh.

Pertama, melalui website Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan alamat di http://www.kpai.go.id/formulir-pengaduan/

Kedua, melalui nomor pusat pengaduan KPAI pusat pada 021 31901556 atau faks 021 3900833, lalu surel pengaduan@kpai.go.id pada jam kerja 09.00-15.00 WIB.

Supaya makin gampang akses berita gobekasi.co.id, yuk install aplikasinya di sini

Ketiga, datang langsung ke Kantor KPAID Kabupaten Bekasi di Lantai 2 Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat.

Atau ke Kantor KPAI Kota Bekasi di Jalan Serma Marzuki nomor 10, Margajaya, Bekasi Selatan. (dam/gob)



loading...

Feeds