4 Bahaya Makanan Cepat Saji untuk Kesehatan

Ilustrasi fast food. (Foto: powerbodymind.com)

Ilustrasi fast food. (Foto: powerbodymind.com)

MAKANAN cepat saji alias fast food kerap menjadi pilihan utama untuk mengisi perut di saat lapar. Selain praktis, makanan jenis ini juga tersedia dalam banyak varian dan rasa.

Tidak dipungkiri, makanan cepat saji memang kerap dipilih sebagai menu favorit keluarga. Ini karena makanan tersebut bisa dikonsumsi setiap golongan usia, mulai dari anak hingga lanjut usia.

Tapi siapa sangka, di balik praktis dan nikmatnya, makanan cepat saji menyimpan berbagai bahaya kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Beberapa bahaya kesehatan yang dimaksud, antara lain:

1. Obesitas.

Makanan cepat saji mengandung kalori, gula, dan garam yang tinggi, sekalipun porsinya sedikit. Di samping itu, makanan jenis ini juga rendah serat, sehingga membuat orang yang mengonsumsinya ingin makan lebih banyak lagi. Bila ini terjadi, obesitas tidak bisa lagi dihindari.

2. Penyakit jantung.

Makanan cepat saji mengandung minyak trans dan kolesterol jahat yang tinggi. Karena itu, risiko penyakit jantung maupun penyakit pembuluh darah lainnya akan meningkat bila Anda mengonsumsi makanan jenis ini secara berlebihan.

3. Kanker.

Penelitian menyebutkan bahwa makanan cepat saji mengandung bahan karsinogenik, yang merupakan zat penyebab kanker. Hal ini diduga akibat proses menggoreng dengan minyak yang sama berulang kali.

4. Diabetes melitus.

Makanan cepat saji mengandung lemak trans, yang dapat memicu resistensi insulin. Karena itu, bila makanan jenis ini dikonsumsi sebanyak dua kali per minggu, risiko diabetes melitus akan meningkat berlipat ganda. (nb/ rvs/klikdokter/gob)



loading...

Feeds