Warga Bekasi Ini Dituduh Buang Anak di Karawang, Begini Kisah Sebenarnya…

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Bekasi mengunjungi rumah PFS (24) atau Melati (bukan nama sebenarnya) warga Desa Sumberreja, Pebayuran, yang bertugas sebagai bidan honorer di salah satu puskesmas, Minggu (7/1/2018).

Ia mengalami pendarahan pada kehamilan menjelang 7 bulan kehamilan dan secara tragis melahirkan di toilet SPBU 34-41344  Bypass Karawang pada 30 Desember 2017. Di mobil yang ia tumpangi, ia sempat merasakan mules.

Di media online tersebar berita mengenai Melati. Ia dituduh membuang bayinya. Hal tersebut yang membuah Anggota KPAD Kabupaten Bekasi Bidang Kesehatan dan Napza Muh. Rojak mengklarifikasinya.

“Kita memastikan apa yang terjadi sebenarnya. Dari kejadian ini kita membantu membuatkan Akta Kematoan bagi anak Ibu Melati. Meskipun sudah meninggal karena salah satu hak anak yaitu identitas,” ucapnya.

Viral Buang Anak

PFS (24) saat dikunjungi Anggota KPAD Kabupaten Bekasi M. Rojak, Minggu (7/1/2018). (Foto: Rojak)

“Kami melihat ibu Melati langsung di kediamannya dan kondisi kesehatan beliau baik. Saat berkunjung kami ditemani pihak RW dan Bimaspol Desa Sumberreja,” sambungnya.

Supaya makin gampang akses berita gobekasi.co.id, yuk install aplikasinya di sini

Lanjut Rojak, saat peristiwa lahir berlangsung, Melati ditolong keluarganya. Sampai polisi dari Polsek Karawang Kota tiba. Ia dibawa ke rumah bersalin terdekat. Nahas, bayinya tidak tertolong saat proses melahirkan di toilet.

(dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …