Ratusan Orang Jadi Korban Investasi Bodong di Mustikajaya, Kerugian Capai Miliaran

Korban investasi bodong di Mustikajaya, Iwan Fadilah. (Foto: Pepeng)

Korban investasi bodong di Mustikajaya, Iwan Fadilah. (Foto: Pepeng)

SEJUMLAH orang menjadi korban penipuan berkedok investasi bodong sembako di Mustikajaya. Salah seorang korban, Iwan Fadilah telah melaporkan kasus itu ke polisi.

Usaha investasi bodong itu dijalankan pasangan suami istri bernama Sujatna dan Evi Secorviona. Besaran investasi ditanamman mulai puluhan juta hingga miliaran.

Menurut keterangan Iwan yang berinvestasi Rp2 miliar, investasi sembako tersebut menggunakan sistem bagi hasil mulai 10 hingga 20 persen. Awalnya bisnis tersebut berjalan lancar.

Namun, sejak Juni 2017 mulai mandek. Sujatna dan Evi tanpa diketahui telah angkat kaki dari toko sembako dan rumahnya di bilangan Mustikajaya.

“Kita diajak bekerja sama. Setiap ada PO khusus dengan sembako kebutuhan rumah tangga. Jadi based on PO kerja samanya,” ujar Iwan beberapa waktu lalu.

Investasi bodong

Wajah terduga pelaku investasi bodong. (Foto: Pepeng)

“Kalau saya pribadi ada MoU-nya. Gak tahu kalau korban yang lain. Karena, kadang-kadang hanya berdasarkan kepercayaan saja,” sambungnya.

Iwan sendiri sudah 2 tahunan bermitra dengan kedua orang itu dan menanam uang Rp2 miliar kepada mereka. Menurutnya ada yang bahkan 3 tahun telah bermitra.

Supaya makin gampang akses berita gobekasi.co.id, yuk install aplikasinya di sini

Pasangan suami-istri tersebut diduga telah melarikan uang para korban hingga puluhan miliar. Keberadaan mereka sampai saat ini belum diketahui. Korban tak hanya dari Bekasi tapi ada yang berasal dari luar daerah.

“Kita berharap pihak kepolisian bisa segera menyelesaikan kasus tersebut dan kedua pelaku dapat mengembalikan uang para investor. Sebab sejak Juni kasus ini dilaporkan, pihak kepolisian belum menindaklanjuti,” tutupnya. (dam/gob)



loading...

Feeds