Ratusan Petugas Aktif Sosialisasi Bahaya LGBT di Kota Bekasi

Kepala Kantor Kemenag Kota Bekasi Mujani. (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

Kepala Kantor Kemenag Kota Bekasi Mujani. (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

KEPALA Kementerian Agama Kota Bekasi, Mujani, mengungkapkan bahwa ratusan petugas di lembaganya aktif mensosialisasikan bahaya Lesbi, Gay, Byseksual dan Transgender (LGBT).

Ia mencatat, ada ratusan petugas yang terlibat aktif melakukan sosialisasi. Diantaranya adalah 25 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sekitar 90-an non PNS. Mereka sosialisasi di 12 Kecamatan di Kota Bekasi.

“LGBT itu merupakan suatu perilaku penyimpanagan yang bertentangan dengan azas moral Pancasila dan hukum keagamaan di Indonesia. Bahkan jauh sebelum ramai diperbincangan kami sudah menggandeng para penyuluh di setiap kecamatan,” ucapnya, Kamis (4/1/2018).

Hanya saja, Mujani, belum memiliki data pasti tentang siapa dan berapa data orang yang menjadi anggota LGBT di Kota Bekasi.

“Sampai saat ini, kami belum menerima laporan seacara real tentang data penyimpangan ini. Katanya dulu memang sempat ada temuan tetapi kita hanya memberikan pembimbingan rohani,” kata dia.

“Transgender itu jelas-jelas salah dan perlu dibasmi sedangkan Gay dan Lesbi masih harus kita lihat dulu sampai dimana penyimpangannya. Namun, penindakan yang kita lakukan hanya sampai pembimbingan saja, maka dari itu kami meminta para kepala keluarga agar mengawasi pergaulan anggota keluarganya. Para tokoh agama dan tokoh masyarakat juga harus memberikan sosialisasi dampak dari LGBT,” tuntasya. (dyt/gob)



loading...

Feeds

Pelatihan Wirausaha

CCAI Beri Pelatihan Kewirausahaan

COCA-Cola Amatil Indonesia (CCAI) menggelar pelatihan kewirausahaan kepada sejumlah warga sekitar pabrik CCAI dan anggota Forum Bank Sampah Kabupaten Bekasi …
Pengaruhi Hak Pilih Warga Kota Bekasi, Pak RT dan RW Terancam Sanksi Pidana

KPU Harus Jamin Hak Pilih Warga

KETUA Kajian Masyarakat Merdeka, Ahmad Lauhil Mahfuz, menilai jika bicara Pemilu  maka sumbernya adalah rakyat yang berdaulat. Oleh sebab itu, …