Faktor Pencabutan Sistem Parkir Meter di Kota Bekasi

Ilustrasi. Foto: Dokumentasi/GoBekasi

Ilustrasi. Foto: Dokumentasi/GoBekasi

SEKRETARIS Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Karya Sukma mengatakan, Kota Bekasi memberhentikan kerja sama uji coba parkir meter dengan PT Pan Satria Sakti, sebagai pengelola parkir meter.

Pemberhentian itu dinilai karena gagalnya capaian target retribusi parkir Kota Bekasi pada tahun 2017. Pemberhentian dilakukan atas dasar keluarnya SK Walikota Bekasi.

“Dasarnya itu kan kita uji coba sejak tahun 2015, ternyata setelah dilakukannya uji coba terakhir di 2017, retribusi parkir tidak tercapai,” ucapnya Kamis (4/1/2018).

Karya menjelaskan, sebelumnya dilakukan pemberhentian ini, telah dilakukannya evaluasi oleh Tim Satgas, yang terdiri dari Bapenda, UPTD Pendapatan Bekasi Selatan, Dishub dan Satpol PP.

“Jadi Tim Satgas itu tugasnya kan melakukan pemantuan di titik-titik yang terdapat parkir meter. Sebelum diambil alih, Tim Satgas turun ketika SK Wali Kota telah diterbitkan, untuk melakukan sosialisasi dan pembinaan,” katanya.

Bapenda Kota Bekasi

Sekretaris Bapenda Kota Bekasi Karya Sukma (tengah) di ruang kerjanya, Kamis (4/1/2018). (Foto:Yurizkha Aditya/GoBekasi)

Sebelumnya, pada Juni 2015 Pemerintah Kota Bekasi menguji coba penerapan parkir meter di beberapa titik lokasi di Kota Bekasi, dengan Keputusan Wali Kota nomor 650/Kep.360-Distako/VI/2015, yang telah diubah ke nomor 650/Kep.400-Distako/IX/2015 tentang pelaksanaan penerapan uji coba parkir meter.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi yang ditargetkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi dari Retribusi Parkir, diakui tidak tercapai. Retribusi Parkir yang ditergetkan sebesar Rp42,9 Miliar. Namun realisasinya sebesar Rp2 Miliar atau 4,80 persen,” tuntasnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds