Potensi Sektor Properti di Bekasi Tahun 2018

Ilustrasi. (Foto: Jawapos)

Ilustrasi. (Foto: Jawapos)

PRAKTISI dan pengamat properti, Sarmidi mengatakan, tahun 2018 adalah tahun menantang bagi semua praktisi properti, karena pada tahun sebelumnya pertumbuhan properti cenderung lemas dan daya beli masyarakat yang masih loyo.

Bukan hanya itu dirinya menilai, stimulus dari pemerintah juga belum ada hasilnya.

Install aplikasi pojoksatu.id di sini

“Situasi tahun lalu belum berubah ditambah lagi tahun ini memasuki tahun politik bukan pilkada atau pilpres nya yang masalah terbukti rakyat makin dewasa berpolitik sehingga optimis berjalan dengan lancar namun hajatan politik ini membuat calon pembeli kembali memperpanjang wait and see-nya sampai gelaran pemilu selesai,” ujarnya Rabu (3/1/2018)

Berdasarkan analisa tersebut justru ia ingin mengajak semua pelaku di bidang ini optimis meraih peluang di 2018.

Saat ini tidak semua segmen pasar properti yang lesu, justru segmen tertentu berpeluang untuk tumbuh dan menjadi pemenang di 2018

“Meski segmen properti lesu, contohnya segmen rumah tapak menengah- bawah tidak hanya Bekasi, daerah penyangga ibu kota lainnya berpeluang dibanjiri calon pembeli karena segmen ini backlog-nya semakin menganga ibarat orang puasa,” ucapnya.

Dirinya juga mengungkapkan ketersediaan lahan nantinya akan semakin terbatas dan otamatis nantinya harga sulit dikendalikan.

“Pernah dengarkan canda kaum melenial berpotensi tidak punya rumah karena tingginya harga rumah? Hal itu bisa terjadi kalau segmen ini menunda membeli rumah, nah di sinilah para pelaku properti jeli melihat peluang pasar segmen tersebut, kemudian peluang apartemen menengah bawah juga sama,”imbuhnya.

“Bedanya apartemen kelas ini juga sangat berpengaruh terhadap lokasi semakin terintegrasi dengan transportasi publik semakin diminati. untuk segmen menengah atas peluang tetap ada namun kreatifitas dan racikan pengembang menentukan sekali pilihan calon pembeli dengan kata lain yang benar benar menyiapkan strategi terbaik dan teruji kualitas dan rekam jejaknya dialah yang mampu bertahan dan menjadi pemenang,” sambung Sarmidi. (dyt/gob)



loading...

Feeds