PDIP Kota Bekasi Bakal Beri Kejutan

Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Anim Imammudin (paling kiri), Mochtar Mohamad (dua dari kiri) Bendahara DPD DPIP Jawa Barat, Waras Wasisto (tiga dari kiri) dan Sekretaris DPC PDIP Kota Bekasi, Tumai. Foto: Istimewa/Gobekasi

Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Anim Imammudin (paling kiri), Mochtar Mohamad (dua dari kiri) Bendahara DPD DPIP Jawa Barat, Waras Wasisto (tiga dari kiri) dan Sekretaris DPC PDIP Kota Bekasi, Tumai. Foto: Istimewa/Gobekasi

KETUA Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDIP Kota Bekasi, Nico Demus Godjang, mengaku kalau partainya akan memberikan kejutan pada perhelatan Pilkada Kota Bekasi 2018.

Hal ini ia utarakan menyusul sampai saat ini rekomendasi kandidat dan pasangan calon belum juga keluar oleh DPP PDIP. Namun, Nico menegaskan kalau para pengurus, kader dan simpatisan masih bersepakat mengusung Mochtar Mohamad menjadi calon tunggal di internal.

Menurutnya, PDIP Kota Bekasi saat ini sudah oposisi terhadap petahana Rahmat Effendi. Karena, ia meyakini jika Banteng Mocong Putih dapat kembali merebut kursi orang nomor satu kembali di Kota Bekasi.

“Intinya PDIP akan maju sendiri untuk merebut kemenangan di Kota Bekasi,” kata Nico, Rabu (3/1/2018).

Info yang beredar belakangan ini, PDIP akan memberikan dua opsi pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan ini. Opsi pertama adalah mengusung Mochtar Mohamad-Tumai. Kedua, Tumai-Anim Imammudin.

Tumai adalah Ketua DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDIP, sementara Anim Imammudin adalah Ketua DPC PDIP Kota Bekasi. Hal ini dikuatkan lantaran PDIP ngotot untuk mengusung paket kader terbaiknya.

PDIP sendiri adalah satu-satunya partai yang dapat mengusung kader sendiri sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dimanat partai politik dapat mengusung kader tanpa berkoalisi jika mempunyai 10 persen dari 50 kursi di DPRD. PDIP Kota Bekasi saat ini mempunyai 12 kursi di legislatif.

“Kami tidak mengusung calon dari eksternal partai. Kami yakin bisa menang dengan semangat kami sendiri, dengan kader terbaik yang kita miliki, dan kami siap tempur melawan petahana,” tegas Nico.

“Segala sesuatu di politik bisa terjadi, tetapi opsi kami sudah bulat, bagaimana bapak Mochtar Mohamad mendapat restu dari Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarno Putri) agar namanya dicalonkan menjadi calon wali kota untuk melawan petahana, itu yang kami sepakat tetap mendesak agar segera di rekomendasikan oleh DPD Partai,” tandas Nico. (kub/gob)



loading...

Feeds