Parkir di Kota Bekasi Kembali Terapkan Sistem Manual

Ilustrasi parkir. (Foto: Radar Bekasi)

Ilustrasi parkir. (Foto: Radar Bekasi)

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, perihal pengelolaan parkir di Kota Bekasi sudah tidak menggunakan parkir meter.

“Parkir meter kita kan percobaan pakai alat, ternyata sampai saat ini tidak berjalan dengan baik makanya kita cabut,” katanya.

Kata dia, untuk menggunakan parkir meter tentu membutuhkan peran serta dari semua pihak. Artinya, masyarakat dan penyelenggara pemerintahan memiliki peranan untuk menjalankan program itu.

Karena, ketika ada alat pun ternyata tidak digunakan dan dikhawatirkan akan menimbulkan kebocoran anggaran.

“Kalau di luar kan, pada saat smart parking ada alat, tapi ini kan enggak jalan, makanya kita tarik, supaya tidak ada kebocoran,” tambahnya.

Sementara mengenai tarif retribusi parkir di Kota Bekasi untuk sepeda motor hanya sebesar Rp1000 untuk 2 jam pertama. Untuk tiap jam berikutnya dikenakan tarif sebesar Rp500.

Hal itu sesuai tercatat dalam Pasal 29 tentang Struktur dan Besarnya Tarif Retribusi, Perda Nomor 5 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir serta Terminal. (neo/rbs/pj/gob)



loading...

Feeds

Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …