Ibu dan Anak Tewas Ditabrak Kereta di Perlintasan Bulak Kapal

Mayat korban sebelum dievakuasi dari tempat kejadian, Perlintasan Bulak Kapal, Bekasi Timur, Rabu (3/1/2018). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Mayat korban sebelum dievakuasi dari tempat kejadian, Perlintasan Bulak Kapal, Bekasi Timur, Rabu (3/1/2018). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

PERLINTASAN Bulakkapal kembali memakan korban. Dua orang tewas tertabrak kereta Commuter Line, Rabu (3/1/2018) siang.

Korban atas nama Partini (46) asal Villa Mutiara Cikarang 2 Blok D Nomor 27, Desa Sukasejati, Cikarang Selatan dan anaknya belum diketahui identitasnya, usia sekira 10 tahunan, kelamin laki-laki.

Menurut keterangan saksi mata di tempat kejadian, datang dari arah Jalan Ir Juanda menuju ke Perumnas. Ia mengendarai motor Mio J B 3111 FNB.

Supaya makin gampang akses berita gobekasi.co.id, yuk install aplikasinya di sini

Saat pengendara motor berhenti, korban terus saja menerobos walau sudah diperingatkan.

“Dua orang, dia nerobos. Yang lain pada berhenti. Padahal petugas sudah memperingatkan. Korban mental 5 meter, motor sampai 100 meteran,” jelas Alex warga setempat.

KRL Commuter Line berhenti usai tabrak korban (baca)

Kedua korban terpental dari perlintasan sampai ke depan Taman Makam Pahlawan Bulak Kapal dan motornya hingga bagian pemukiman warga, selisih 90 meter dari mayat korban.

Saat ini Unit Laka Polres Metro Bekasi Kota tengah mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk divisum dan melakukan olah TKP.

Warga memadati area Taman Makam Pahlawan untuk melihat peristiwa evakuasi mayat dan olah TKP. (dam/gob)



loading...

Feeds

Serikat Pekerja Tolak Penghapusan UMSK

Serikat Pekerja Tolak Penghapusan UMSK

PERWAKILAN Serikat buruh dalam Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi menolak penghapusan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK). Mereka meminta supaya pembahasan UMSK …