Sosok Nemih di Mata Anak dan Kerabat

Kondisi jembatan pasca roboh, Senin (1/1/2017). (Foto: Ist)

Kondisi jembatan pasca roboh, Senin (1/1/2017). (Foto: Ist)

NEMIH (50), warga Ciketingudik Kecamatan Bantargebang yang meninggal karena robohnya jembatan gantung dari pintu tiket retribusi menuju ke lokasi wisata penangkaran Rusa Cariu di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.

Semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi yang baik. Ibu 4 anak tersebut dikenal ramah oleh tetangganya.

Mengais rezeki sebagai penjual nasi uduk dirinya juga dikenal sebagai pribadi yang periang. Bahkan keluarga pun tidak mengira bahwa 1 Januari 2018 adalah hari kepergiannya.

Daftar korban jembatan roboh asal Bekasi (klik)

Anak korban, Karsah, mengatakan, ibunya pergi dari rumah pukul 10.00 WIB dan dikabarkan jika ibunya. telah meninggal dunia pada pukul 17.00 WIB.

“Kaget banget, padahal pas paginya gak ada firasat apa-apa, kaya biasa ajah bilangnya mau liburan, dan pamit pun kaya biasa, tiba-tiba jam 5 baru denger kabar kalo ibu meninggal karena jatoh dari jembatan yang putus,” ujarnya Selasa. (2/1/2018).

Dirinya mengatakan, ibunya tersebut mengalami luka di bagian kepala, kuping dan hidung yang terus menerus mengeluarkan darah.

“Sepertinya pas jatuh langsung terkena kepala, makanya kepala bagian belakang luka parah terus hidung sama kupingnya ngeluarin darah terus,” pungkasnya. (dyt/gob)


Supaya makin gampang akses berita gobekasi.co.id, yuk install aplikasinya di sini



loading...

Feeds

Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …