Kabupaten Bekasi Darurat Kekerasan Anak

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Bekasi mencatat 45 kasus menyangkut perlindungan anak terjadi selama 2017. Hal itu diungkapkan Komisioner KPAID Muh. Rojak, Selasa (2/1/2017).

“Sekarang kita proses pemilihan cluster kasus, mulai pelecehan, kasus kekerasan, hak asuh, disabilitas dan segala macam,” ucapnya kepada gobekasi.co.id.

Dari puluhan kasus tersebut, ada yang telah dalam proses mediasi, determinasi dan masih ada yang baru pada pihak kepolisian. Ia mengaku masih memonitor itu semua.

Kasus terbanyak yang dilaporkan menyangkut kekerasan fisik terhadap anak.

Supaya makin gampang akses berita gobekasi.co.id, yuk install aplikasinya di sini

“Mayoritas pelakunya keluarga. Kedua, mungkin lingkungan dan ketiga, teman sepermainan dan pergaulan,” imbuhnya.

Sedangkan kasus terbanyak kedua menyangkut hak asuh anak. Hak asuh menjadi persoalan ketika pihak orang tua bermasalah dalam rumah tangga sehingga anak menjadi korban.

“Yang ketiga pelecehan seksual. Kasus sodomi ada 2 kasus, perkosaan ada 2 kasus dan pelecehan seksual lainnya,” tutupnya. (dam/gob)



loading...

Feeds