Mangunjaya Desak Normalisasi Kali Jambe

(Ilustrasi) Warga memasang papan bertuliskan pelarangan membuang sampah sembarangan di Tambun Selatan. Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengakui kalau daerah yang dipimpinnya saat ini dalam kondisi krisis kebersihan. RADAR BEKASI

(Ilustrasi) Warga memasang papan bertuliskan pelarangan membuang sampah sembarangan di Tambun Selatan. Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengakui kalau daerah yang dipimpinnya saat ini dalam kondisi krisis kebersihan. RADAR BEKASI

MEMASUKI musim penghujan Kepala Desa (Kades) Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi Idi Rohidi, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi untuk segera menormalisasi Kali Jambe.

Hal itu lantaran, wilayah Desa Mangunjaya kerap banjir ketika akibat meluapnya Kali Jambe lantaran pendangkalan dan penyempitan kali.

“Kita berharap ada tindakan dari Pemda untuk menormalisasi Kali Jambe, banjir di Mangunjaya faktor utamanya karena Kali Jambe yang mengalami penyempitan dan pendangkalan,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Kali Jambe yang melintasi sebagian besar wilayah Desa Mangunjaya sendiri merupakan kali yang sudah ada sejak lama

“Mangunjaya yang rawan banjir perumahan Graha Prima, Perumahan Papan Mas, Perumahan Kota Indah, Vila Mangun Dua, Graha Prima itu 4 RW yang terdampak banjir, Kali Jambe itu muaranya di sana di Kali CBL (Cikarang Bekasi Laut),” paparnya.

Untuk musim penghujan sejauh ini Idi memastikan wilayahnya belum terdampak banjir, namun dia mengakhawatirkan pada puncak musim penghujan yang diprediksi Januari sampai Februari mendatang wilayahnya kembali terdapak banjir lantaran kondisi Kali Jambe yang belum dinormalisasi.

“Kita berdoa mudah-mudahan di tahun ini enggak banjir, tapi kita berharap agar kali itu (Kali Jambe) bisa dinormalisasi dengan baik bukan normalisasi yang sekedarnya, normalisasi yang permanen,” tegasnya. (dam/gob)



loading...

Feeds