Kehadiran KRL Bekasi-Bandara Soekarno Hatta Tak Pengaruhi Penumpang Bus Damri

KA Bandara. (Foto: Ist)

KA Bandara. (Foto: Ist)

KEHADIRAN Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bekasi-Bandara Soekarno Hatta tak mempengaruhi minat penumpang Bus di Terminal Damri, Kayuringin, Bekasi Selatan.

Hal itu dibenarkan oleh petugas Terminal Damri Kayuringin, Agus Gun. Soalnya, penumpang lebih mendominasi membawa banyak barang yang tidak memungkinkan untuk diangkut menggunakan kereta.

“Apalagi pengguna Bus Damri di Bekasi sudah menjadi pelanggan tetap di terminal sini, rata-rata penumpang itu banyak sekali bawa barang-barang. Jadi pasti lebih banyak yang memilih naik bus,” bebernya, Rabu (27/12/2017).

Terminal Damri Kayuringin, sendiri memiliki armada sebanyak 23 bus yang beroperasi mulai pukul 02.00 WIB dini hari hingga 21.00 WIB malam.

Harga tiket hanya Rp45 ribu untuk Bus Eksekutif dan Rp60 ribu untuk Bus Royal Class. Dalam sehari, kata Agus, penumpang yang datang dan menggunakan jasa Bus Damri pun sekitar 1500-2000 penumpang, baik yang berangkat dari terminal menuju bandara maupun arah sebaliknya.

“Intinya, meski sudah ada KRL menuju bandara, tidak memberikan pengaruh apapun terhadap penumpang Bus Damri, masyarakat masih banyak yang menggunakan jasa Bus Damri. Kita pun masih optimis bahwa Bus Damri tetap akan beroperasi tanpa adanya penurunan tingkat penumpang,” katanya.

Salah satu penumpang, Rahmad (33) Warga Perumnas II, Bekasi Selatan, pun merupakan salah satu penumpang tetap. Ia mengaku lebih memilih angkutan tersebut lantaran dekat dengan rumah. Terlebih, fasilitas dan kenyamanan lebih dirasakan.

“Sejauh ini sih, saya sama keluarga kalau mau ke bandara selalu naik Bus Damri, lebih nyaman sih, apalagi barang-barang juga kan banyak, jadi lebih efisien dan gak ribet naro barang kalau naik Bus Damri,” ujarnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds