Pemakaman Korban Bentrokan Anak Buah Jhon Kei Vs FBR Dikawal 50 Polisi

Proses pemakaman korban bentrokan di Rawabugel, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Sabtu (16/12/2017). Foto: Istimewa/Gobekasi

Proses pemakaman korban bentrokan di Rawabugel, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Sabtu (16/12/2017). Foto: Istimewa/Gobekasi

KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi Kota, melakukan pengawalan saat pemakaman Liem Eno Syam (37) yang tewas dengan kondisi penuh luka bacok dalam bentrokan anak buah Jhon Kei dengan Ormas FBR, Sabtu (16/12/2017).

Korban dimakamkan di tanah wakaf warga RT 09/04 Kampung Rawabugel, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara. Pada pemakaman turut dikawal petigas sebanyak 50 personil.

“Itu untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kasubbag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing kepada GoBekasi.co.id.

Sebelumnya, Erna menjelaskan bahwa kronologis terjadinya bentrokan anak buah Jhon Kei dan FBR bermula ketika ada korban intimidasi dari pihak yang diduga anak buah Jhon Kei.

“Ada seorang pedagang yang mendapatkan intimidasi pada pukul 22.30 WIB (Jumat malam), bersamaan dengan itu dua anggota FBR melintas dan dilerai. Anggota FBR ini kenal dengan pedagang yang kabarnya diintimdasi,” kata dia.

Namun, rupanya kelompok dari anak buah Jhon Kei tidak terima. Mereka lalu melakukan sweping ke gardu 95 FBR yang letaknya tidak jauh dari Pasar Poncol, Bekasi Utara. Gesekan terjadi dan Ormas FBR mengahalau mundur sampai Perumahan Tytyan Indah.

“Disanah terjadi keributan hingga mengakibatkan ada korban meninggal dunia,” jelasnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.30 WIB, Ormas FBR  melakukan penyerangan balik dengan membawa massa lebih kurang  200 orang ke Perumahan Tytyan Indah atau yang dikenal sebagai markas anak buah Jhon Kei.

“Beruntungnya disanah sudah ada petugas yang bersiaga. Pada pukul 03.30 WIB, Ormas FBR sebanyak 250 orang berkumpul digardu 95. Masing-masing sudah membawa senjata tajam, bambu kayu dan lainnya. Pada pukul 05.30 WIB  kami amankan 20 anak buah Jhon Kei ke Polres Metro Bekasi Kota,” tandasnya.

Dalam bentrokan itu, selain ada korban tewas, juga terdapat tiga orang atas nama Noval Adam (20), Deni (32) dan Sugianto (34) mengalami luka-luka cukup serius.

Petugas juga mengamankan beberapa barang bukti seperti empat kendaraan roda dua dalam keadaan habis terbakar, 13 bambu runcing, 3 tombak besi, celurit, tongkat besi berlumur darah, tongkat bambu darah dan lima golok berlumur darah. (kub/gob)



loading...

Feeds