Guru SMA di Sukatani Ini Curigai Muridnya Konsumsi Obat-obatan

(Ilustrasi) Petugas BPOM tengah mendata obat-obatan yang diambil dari gudang obat illegal di pusat perbelanjaan Bekasi Junction Kota Bekasi, Selasa (09/06). Gudang obat tersebut ditutup BPOM, Balai Besar POM Bandung, Mabes Polri, dan Interpol karena menjual obat kedaluarsa. (Foto: Radar Bekas)

(Ilustrasi) Petugas BPOM tengah mendata obat-obatan yang diambil dari gudang obat illegal di pusat perbelanjaan Bekasi Junction Kota Bekasi, Selasa (09/06). Gudang obat tersebut ditutup BPOM, Balai Besar POM Bandung, Mabes Polri, dan Interpol karena menjual obat kedaluarsa. (Foto: Radar Bekas)

SEJUMLAH guru SMAN 2 Sukatani, menyakini jika anak didiknya ada yang menggunakan atau menyalahgunakan narkoba. Sehingga, saat ini pihak sekolah memperketat pengawasan terhadap siswa.

Salah satu upaya yang dilakukan pihak sekolah yakni, melakuran razia setiap beberapa hari sekali. Selain itu, setiap harinya sebelu masuk kelas para siswa di periksa mulai dari isi tas hingga isi kantong.

Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMAN 2 Sukatani, Sanudin mengaku, meskipun hingga saat ini belum ditemukan siswa yang mmebawa berbagai jenis narkoba ke sekolah, namun pihaknya mencurigai jika beberapa siswanya ada yang menggunakan.

“Selama ini saya belum menemukan siswa yang membawa obat-obatan terlarang, kalau rokok saya sering menemukan di tas siswa. Saya melakukan peraturan ini baru beberapa bulan belakangan, saat obat-obatan terlarang mulai menyebar peredaraannya,” paparnya.

Menurutnya, berbagai prilaku dan kenakalan siswa menjadi tanggung jawabnya sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Dengan banyaknya jumlah siswa, dia meyakini jika ada beberapa siswanya yang menyalahgunakan narkoba.

“Saya yakin ada beberapa siswa yang sudah mengkomsumsi obat-obatan, hanya saya belum pernah memergokan saja,” katanya.

Dia juga berharap, ada alat untuk menditeksi siswa yang sudah mengkomsumsi narkoba, agar siswa tersebut bisa mendapatkan penangan khusus di sekolah.

“Semoga ada bantuan alat yang bisa melihat siswa yang mengkomsumsi obat atau enggak, kita bisa melihat berapa persen siswa yang sudah mengkomsumsi obat-obatan,” tutupnya.

(pra/pj/gob)



loading...

Feeds