Catat, Siapapun yang Diusung PDIP di Pilkada Kota Bekasi Adalah Kader Terbaik

PDIP melaksanakan aksi longmarch untuk verigikasi menjadi peserta Pemilu 2019 menuju kantor KPU Kota Bekasi di Jalan RA Kartini, Bekasi Timur, Senin (16/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardianysah/Gobekasi

PDIP melaksanakan aksi longmarch untuk verigikasi menjadi peserta Pemilu 2019 menuju kantor KPU Kota Bekasi di Jalan RA Kartini, Bekasi Timur, Senin (16/10/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardianysah/Gobekasi

DPC PDIP Kota Bekasi belum lama ini mengusulkan satu nama untuk dibawa ke DPP PDIP sebagai calon tunggal dalam perhelatan Pilkada Kota Bekasi 2018.

Adalah Mochtar Mohamad, yang merupakan mantan Wali Kota Bekasi periode 2008-2013 dimana pernah tersangkut hukum dan menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Belakangan, publik pun dihebohkan dengan munculnya nama Mochtar yang disulkan oleh DPC PDIP Kota Bekasi. Malahan, Relawan Rakyat Jokowi pun menentang keputusan itu.

Menanggapi ini, Wakil Sekretaris Bapilu DPD PDIP Jawa Barat, Aldi Patria Osca, menyampaikan jika usulan tersebut sudah melalui proses panjang, bukan dengan cuma-cuma.

Aldi menyebut, siapapun yang diusung nanti oleh DPP PDIP adalah keputusan yang tepat. Bahkan masuk dalam kader terbaik di internal partainya.

“Apapun hasilnya nanti itu keputusan terbaik, dan hasil rekomendasi itu merupakan untuk kader terbaik partai,” kata Aldi, Kamis (7/12/2017) kepada GoBekasi.co.id. melalui telepon selularnya.

Maka, salah besar apabila ada segelintir orang yang berkomentar bahwa PDIP Kota Bekasi tidak mempunyai kader.

Karena sebelumnya, ada tiga nama setelah dikerucutkan dalam tahapan Pilkada. Mereka pun orang-orang yang mempunyai pengaruh besar di Kota Bekasi.

Sebut saja, Ketua DPC PDIP Kota Bekasi, Anim Imammudin. Peran Anim di Kota Bekasi, jelas Aldi, sangat berpengaruh. Selain sebagai putra daerah, Anim juga eksis dalam dunia koperasi yang sudah merambah ke sejumah daerah dan wilayah Kota Bekasi.

Berbeda dengan Tumai, jabatanya sebagai Ketua DPRD Kota Bekasi yang masih aktif pun mempunyai peran yang besar. Juga Mochtar Mohamad yang ketokohannya masih melekat di masyarakat Kota Bekasi.

“Maka dari itu, salah besar apabila PDIP Kota Bekasi dikatakan krisis kader untuk memimpin kota ini,” tegas Aldi.

Aldi juga menanggapi beberapa berita atau tanggapan orang terhadap Mochtar yang merupakan bekas narapidana. Namun, menurutnya hal itu bukanlah masalah besar.

“Menurut saya, manusia tidak ada yang sempurna. Dia sudah menyeselesaikan hukuman. Tetapi, kembali lagi, siapa pun yang direkomendasikan oleh DPP PDIP itu adalah kader terbaik yang pasti mampu memimpin Kota Bekasi,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …