2 Ciri Mantan Narapidana Ini Tidak Boleh Nyalon di Pilkada

Ilustrasi Narapidana. Foto: Dok Jpnn

Ilustrasi Narapidana. Foto: Dok Jpnn

PANWASLU Kota Bekasi mempersilahkan mantan narapidana untuk mencalonkan diri di Pilkada serentak tahun 2018. Namun, sebelum mencalonkan diri, mantan pesakitan harus mempublikasikan secara terbuka kepada publik bahwa pernah menjadi narapidana.

“Mantan narapidana boleh menjadi bakal calon (balon) wali kota di Pilkada selama secara hukum, dia sudah melaksanakan kewajibanya,” kata Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti, Kamis (7/12/2017).

Soal itu, kata Novita, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Bawaslu. Hasilnya, narapidana tetap diperbolehkan ikut menjadi kontestan pesta demokrasi lima tahunan ini.

“Itu tidak jadi masalah, asalkan dia berbicara ke publik bahwa dia mantan narapidana, dia masih punya hak,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Panwaslu,Tommy Suswanto menambahkan, ada beberapa poin dalam UU No 10 Tahun 2016 dan UU No 7 Tahun 2017, terkait kasus hukum yang tidak diperbolehkan menjadi peserta pada pesta demokrasi.

“Khusus untuk mantan napi bandar narkoba dan mantan napi kejahatan seksual terhadap anak, tidak bisa mencalonkan diri. Itu dilarang, tapi kalau kasus korupsi, terkena 5 tahun, dan dia sudah berbicara ke publik serta mengakuinya itu sah,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …