Usulan DPC PDIP Kota Bekasi Usung Mochtar Mohamad Ditentang Laskar Jokowi

Mochtar Mohamad usai melakukan pendaftaran sebagai bakal calon wali kota Bekasi di DPC PDIP Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (1/6/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah

Mochtar Mohamad usai melakukan pendaftaran sebagai bakal calon wali kota Bekasi di DPC PDIP Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Kamis (1/6/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah

PENGUSULAN terhadap Mochtar Mohamad sebagai calon tunggal Bakal Calon (Balon) Wali Kota Bekasi oleh PDIP maju pada Pilkada 2018, mendapat pertentangan dari Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi.

Ketua Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi, Anton Sutandar, menyayangkan keputusan DPC PDIP Kota Bekasi atas keputusan tersebut.

“Saya rasa ini bukan keputusan yang benar. Masih banyak kader PDIP lain yang belum terstigma mantan narapidana,” kata Anton, Rabu (6/12/2017).

Diketahui, Mochtar Mohamad merupakan mantan Wali Kota Bekasi yang pernah menjadi narapidana korupsi. Ia di vonis 6 tahun penjara oleh Mahkaamah Agung pada tahun 2012 silam.

“Keputusan mengusung Mochtar Mohamad menjadi calon tunggal sangat jelas tidak senafas dengan jalan perubahan Presiden Jokowi dengan ‘Revolusi Mental’ yang menjadi road map pemerintahannya,” tutur dia.

Lanjutnya, seperti diketahui PDIP melalui Ketua Umum Megawati Soekarno Putri selalu menegaskan di setiap pidatonya bahwa kader yang terlibat dengan korupsi akan diberhentikan dengan tidak hormat. Hal tersebut merupakan sebagai Nawacita yang menjadi tujuan bernegara.

“Keputusan PDIP Kota Bekasi tak senafas dengan revolusi mental Jokowi. Ini akan menjadi citra buruk juga untuk PDIP di Pilkada 2018 dengan mengusung mantan narapidana korupsi,” ujarnya.

“Saya mengharap agar DPP PDIP dapat melihat dengan cermat atas apa yang usulkan oleh DPC PDIP Kota Bekasi. Karena, hal tersebut akan dapat menciderai hati dan nurani publik secara luas khususnya warga Kota Bekasi dan pastinya juga akan berdampar buruk kepada citra PDIP,”sambungnya.

Sebagai relawan Jokowi yang selama ini dekat dan bersimpati terhadap partai. maka sangat menyayangkan jika PDIP merekomendasikan mantan Mochtar Mohamad.

“Keputusan itu harus dikaji ulang agar citra PDIP tidak dicederai hanya karena sahwat seseorang ingin maju di Pilkada,” tandasnya.(kub/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …