Pemkot Bekasi Desak Pengusaha Daftarkan Karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan

BURUH PABRIK : Buruh dari salah satu perusahaan di Kabupaten Bekasi sedang menunggu bus karyawan. Penyerapan tenaga kerja pada tiga bulan pertama di tahun ini belum memuaskan.ILUSTRASI/DOKUMENTASI/RADAR BEKASI

BURUH PABRIK : Buruh dari salah satu perusahaan di Kabupaten Bekasi sedang menunggu bus karyawan. Penyerapan tenaga kerja pada tiga bulan pertama di tahun ini belum memuaskan.ILUSTRASI/DOKUMENTASI/RADAR BEKASI

PEMERINTAH Kota Bekasi mendesak kepada seluruh pengusaha di wilayahnya agar mendaftarkan para karyawannya menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Soalnya, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPST) Kota Bekasi, menemukan sekitar 21.000 pekerja di Kota Bekasi belum terlindungi asuransi kecelakaan kerja.

“Akibatnya, mereka tidak memiliki kepastian tentang penanggung jawab bila terjadi kecelakaan kerja. Karenanya kami minta perusahaan mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPST Kota Bekasi, Edison Effendi, Rabu (6/12/2017).

Lantaran itu, tidak menutup kemungkinan mereka harus merogoh uangnya sendiri untuk membiaya pengobatan.

Ia menjelaskan, jika perusahan ingin masukan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan harus melampirkan dokumen perpanjangan izin atau lampiran izin baru. Jika tidak, mereka tidak akan memperoleh izin dan keberadaan perusahaan itu ilegal.

“Mereka (perusahaan) tidak bisa memanipulasi data, kalau berkas itu tidak dilampirkan maka berkas tidak akan diproses,” jelas Edison.

Menurutnya, implementasi aturan ini telah dimulai sejak awal Desember 2017 ini. Hal ini tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Bekasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, pada Rabu (6/12/2017).

“Pemerintah ingin karyawan mendapat perlindungan dan jaminan di tempat kerjanya bila terjadi kecelakaan,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …
SMAN 2 Kota Bekasi jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional

PPP Resmi Usung Rahmat Effendi-Sholihin

DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara resmi telah mengeluarkan surat rekomendasi mengusung Rahmat Effendi dan Sholihin untuk …
Ketua DPC Gerindra Imbau Para Balon Wali Kota Intropeksi Diri

Gerindra Ogah Hanya Jadi Pendukung

BENDAHARA DPC Gerindra Kota Bekasi, Muhamad Dian, menegaskan jika partainya tidak akan menjadi partai pendukung, melainkan pengusung pada Pilkada Kota …