Lahan Akan Dipakai untuk Proyek LRT, Warga Jatimulya Jalani Pendataan

Satpol PP mendata warga bantaran Kalimalang, Rabu (6/12/2017). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Satpol PP mendata warga bantaran Kalimalang, Rabu (6/12/2017). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

SATPOL PP mendata ratusan warga yang tinggal di bantaran Kalimalang di wilayah Jembatan 2, Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan, Rabu (6/12/2017).

Pendataan tersebut menyusul, lahan seluas 6 hektare yang dihuni sekitar 400 kepala keluarga (KK) akan digunakan pemilik lahan PT Adhi Karya untuk proyek depo light rapid transit (LRT).

Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Sahat Banjar Nahor, menjelaskan, beberapa waktu lalu PT Adhi Karya secara internal telah berkomunikasi dengan warga dan meminta agar warga segera angkat kaki.

“Satpol PP pendataan dulu. Kita mau tahu kondisi lapangan, pertama dari jumlah warga, kedua jumlah bangunan liar, ketiga luas areal tanahnya,” ucap Sahat kepada awak media.

Berdasarkan informasi, dari 60.000 meter atau 6 hektare, 7.000 meter telah bersertifikat. Data Satpol PP nantinya akan diverifikasi atau dicocokan dengan yang dimiliki PT Adhi Karya.

“Sebelum tahapan selanjutnya, yaitu penegakan Perda. Kita verifikasi. Kita sebar 12 tim untuk mendata. Kita targetkan selesai hari ini,” jelas mantan kepala BPBD.

Menurut informasi, para warga sudah cukup lama tinggal di daerah itu, ada warga yang mengaku sejak 20 tahun lalu.

“Memang sudah lama, sekitar tahun 1990-an sudah ramai di sini,” tutup Sahat. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …