Pendamping Pepen, Sutriyono atau Solihin? Hasil Survei Begini…

NAMA Sholihin muncul sebagai kandidat terkuat untuk mendampingi Rahmat Effendi di Pilkada Kota Bekasi 2018. Itu berdasarkan hasil survei dengan jumlah responden sebanyak 400 orang tersebar di 12 kecamatan se-Kota Bekasi.

Direktur Djakarta Political Watch (DPW), Rahmat Hidayat, mengatakan survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 5,0 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukansejak 17- 28 November 2017.

Hasilnya, kata dia, Sholihin meninggalkan nama Sutriyono yang saat ini menjadi salah satu pesaingnya untuk mendampingi Rahmat Effendi.

“Dalam simulasi lima nama melalui pertanyaan tertutup, diketahui elektabilitas Sholihin untuk mendampingi petahana mencapai 4,4 persen. Sementara Sutriyono hanya mendapatkan 1,4 persen,” katanya.

Sememtara itu, dalam simulasi dua pasang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, pasangan Rahmat Effendi-Sholihin memperoleh 43,8 persen mengalahkan pasangan Mochtar Mohammad-Lucky Hakim yang hanya memperoleh 10,4 persen.

“Jika head to head Pepen (sapaan Rahmat Effendi) dengan M2 (Mochtar Mohamad) ternyata Pepen-Sholihin jauh melesat meninggalkan M2-Lucky,” ucapnya.

Dalam beberapa simulasi terbatas, dari tujuh nama sampai head to head dua nama, Rahmat Effendi selalu unggul melawan siapapun. Angka keunggulannya tidak pernah kurang dari 45 persen.

“Tingginya dukungaan terhadap Rahmat Effendi karena publik memanggap bahwa selama menjadi Wali Kota Bekasi, Pepen dianggap berhasil,” ujarnya.

Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin, mengatakan partainya sudah dari awal mendukung Rahmat Effendi.

“Partai yang mendeklarasikan dukungan dari pertamakan sudah jelas PPP. Bahkan sampai disaksikan ketua umum. Sedangkan PKS saat itu bersama Gerindra membentuk koalisi merah putih. Jelas, ini harus diperhitungkan oleh Pak Rahmat Effendi,” ujarnya.

Kemudian, kata Sholihin, penegasan dukungan juga ditegaskan dengan hasil Musyawarah Kerja Cabang PPP. Hasilnya, semua kader dan pengurus sepakat mengusung pasangan Rahmat Effendi dan Sholihin.

“Kita (PPP) tidak main-main dan komitmen. Begitupun PPP bersama partai tengah sepakat mengusung paslon Rahmat Effendi dan saya,” katanya.

Terpisah, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Ardin Marham, mengungkapkan hingga kini belum ada keputusan secara resmi siapa yang akan mendampingi Rahmat Effendi di Pilkada Kota Bekasi 2018.

“Kita masih harus melakukan rapat pleno. Sesegera mungkin. Nanti hasilnya akan diketahui,” ujarnya.

Menurutnya, nama-nama yang sudah mulai bermunculan menjadi calon pendamping Rahmat Effendi sama-sama memiliki peluang.

“Keputusannya nanti DPP. Tunggu saja,” ucapnya.

(sar/pj/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …