Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Siapkan Program Ini pada 2018

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Mochammad Agus Supratman. Foto: Facebook

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Mochammad Agus Supratman. Foto: Facebook

BERBAGAI Organisasi Perangkat Dinas (OPD) di Kabupaten Bekasi mempersiapkan sejumlah program untuk tahun anggaran mendatang, seperti halnya Dinas Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi M. Agus Supratman menjelaskan, program pokok untuk tahin 2018 adalah perubahan organisasi di jajaran sekolah dasar.

“2018 paling pokok perubahan dengan hilangnya UPTD. Jadi kita siapkam kepala sekolah SD itu sebagai chief executive officer (CEO), sebagai manager,” ucapnya saat dihubungi gobekasi.co.id, Senin (3/12/2017).

Lanjut Supratman, nanti para calon kepala sekolah akan mengikuti tes psikologi, administrasi dan diberikan ilmu tambahan untuk menunjang jabatan baru tersebut.

“Jadi pada prinsipnya, tahun depan adalah kerja besar dengan hilangnya UPTD. Saya harus persiapkan kepsek agar jadi mampu jadi CEO di sekolahnya,” jelas Supratman.

Bagi kepala sekolah yang tengah menjabat, akan diberikan kompetensi tambahan. Sedangkan yang belum menjabat, harus memenuhi persyaratan tambahan sebelum menjadi kepala sekolah.

“Karena dia kelola keuangan, dia jadi manajer bagi sekolahnya, sehingga dibutuhkan keterampilan khusus yang dibutuhkan selain psikotes sebagai dasar,” katanya.

“Rencananya UPTD hilang tahun depan, walaupun di RKA-nya masih ada UPTD. Kita aturannya belum resmi banget sampai suatu keniscayaan 2018 UPTD hilang,” sambung mantan kepala BPBD itu.

Nantinya ada beberapa wewenang UPTD yang turun ke sekolah, bersamaan dengan penambahan tugas dan fungsi kepala sekolah SD. Selain itu juga ada wewenang UPTD yang naik ke Dinas Pendidikan, seperti pembinaan dan lainnya.

Dengan pengubahan di tubuh organisasi itu, nantinya tiap sekolah akan dapat mengatur anggaran sendiri dan juga mengajukan sesuai kebutuhan berdasarkan 8 standar kependidikan. Hal itu berbeda dengam sistem UPTD yang kadang menyeragamkan kebutuhan.

“Fungsi KPA, PPA dan PPPK itu nanti di sekolah. Saya yakin tahun pertama itu riweuh. Nanti di tahun kedua mereka akan lebih spesifik dalam penyusunan anggaran,” imbuhnya.

Selain perubahan organisasi, program Dinas Pendidikan pada 2018 lainnya adalah melengkapi kekurangan yang ada serta menyelesaikan tugas-tugas tahun sebelumnya. (adv/dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …