Ada Ribuan Pengidap HIV AIDS di Kota Bekasi, Berpotensi Meningkat

DINAS Kesehatan Kota Bekasi mendata jumlah pengidap HIV di Kota Bekasi berjumlah 6.493 orang sedangkan pengidap AIDS mencapai 1.383 orang. Jumlah kasus HIV/AIDS di Kota Bekasi diproyeksikan naik hingga penghujung tahun 2017.

Sebab sampai November saja jumlah tersebut tembus di angka 6.493 pengidap HIV dan 1.383 pengidap AIDS. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Sukrawati.

Dirinya mengatakan, bertambahnya jumlah penderita HIV/AIDS itu, akibatkan rendahnya pengetahuan masyarakat terkait penyakit mematikan tersebut. Penyebabnya, bisa melalui jarum suntik, homo seksual, dan heteroseksual.

Untuk itu, kata dia, Kota Bekasi terus mengembangkan klinik voluntary counseling dan testing yang tersebar di wilayah Kota Bekasi.

“Hal itu guna menginformasi sekaligus memberikan pelayanan dan pengobatan rutin,” ujarnya Minggu (3/12/2017).

Dirinya menjelaskan, untuk mengurangi penyebaran angka HIV AIDS, diperlukan keterlibatan semua pihak. Terutama dukungan keluarga dan pendampingan lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya.

Sampai sejauh ini, memang belum ada obat yang menyembuhkan secara total terkait penyakit AIDS. Meski demikian, ada obat yang dapat menekan pertumbuhan virus AIDS sehingga mampu menghambat perkembangan, dan hal itu akan memperpanjang usia hidup penderita HIV AIDS.

“Di Kota Bekasi penularan penyakit HIV/AIDS lebih dominan disebabkan oleh penggunaan jarum suntik. Biasanya, satu jarum suntik itu dipakai beramai-ramai dengan temanya. Kebanyakanyan tertular dari narkotika,” tuntasnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …