DPRD dan Pemkot Bekasi Setujui 13 Raperda

Ilutrasi Raperda

Ilutrasi Raperda

PEMERINTAH Kota Bekasi dan DPRD Kota Bekasi menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi Tahun Anggaran 2018 pada Rapat Paripurna DPRD di Kantor DPRD Kota Bekasi Jalan Chairil Anwar.

Kesepakatan Raperda APBD 2018 ditandai penandatanganan berita acara persetujuan bersama oleh Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai diikuti para Wakil Ketua DPRD, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu, Kepala Bappeda Kota Bekasi Koeswara dan Asisten Administrasi Umum (Asda III) Dadang Hidayat dan disaksikan peserta rapat paripurna.

Pada paripurna kali ini, selain kesepakatan mengenai Raperda APBD 2018, juga dilakukan penetapan rancangan program peraturan daerah yang akan di bahas DPRD Kota Bekasi pada 2018.

Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu usai melakukan penandatanganan mengatakan kepada RAPBD 2018 bermula dari program partisipasi masyarakat dalam Musrenbang di kelurahan hingga tingkat Kota.

Dan atas nama Pemerintah Kota Bekasi, ia mengucap syukur bahwa proses panjang penyusunan APBD 2018 dapat disepakati bersama dalam paripurna kali ini.

“Kami apresiasi kinerja DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah mulai dari Musrenbang, pelaksanaan renja, KUA PPA, dan Nota Keuangan hingga kesepakatan bisa terlaksana,” ungkapnya.

Wawali Ahmad Syaikhu menyebutkan gambaran umum APBD 2018 Kota Bekasi dari segi pendapatan daerah sebesar Rp 5 Triliun dan Belanja Daerah sebesar Rp 5.8 Triliun.

Pembiayaan APBD 2018 lanjutnya fokus pada 4 prioritas pembangunan. Pertama, penanganan kemacetan dengan program prioritas pembangunan jalan dan jembatan, kedua penanganan permukiman.

Lalu ketiga, peningkatan taraf kesehatan masyarakat melalui program pelayanan dasar kesehatan termasuk program Kartu Sehat Berbasis NIK, dan keempat peningkatan kualitas pendidikan dasar.

“Secepatnya, tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar mempersiapkan dokumen yang diperlukan bersamaan dengan progres evaluasi APBD 2018 oleh Gubernur Jawa Barat dan APBD bisa terlaksana,” katanya

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada tim badan legislasi daerah dan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) atas upaya menyelesaikan peraturan daerah di 2017 dan penetapan 13 prioritas peraturan daerah yang akan dibahas pada 2018 oleh Badan Legislasi Daerah. Sebanyak 9 prioritas peraturan ini merupakan usulan Pemkot Bekasi dan 4 prioritas usulan DPRD.

“Semoga niat kita untuk membangun masyarakat Kota Bekasi yang kita cintai di Ridhoi Allah SWT. Mewujudkan Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …
SMAN 2 Kota Bekasi jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional

PPP Resmi Usung Rahmat Effendi-Sholihin

DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara resmi telah mengeluarkan surat rekomendasi mengusung Rahmat Effendi dan Sholihin untuk …
Ketua DPC Gerindra Imbau Para Balon Wali Kota Intropeksi Diri

Gerindra Ogah Hanya Jadi Pendukung

BENDAHARA DPC Gerindra Kota Bekasi, Muhamad Dian, menegaskan jika partainya tidak akan menjadi partai pendukung, melainkan pengusung pada Pilkada Kota …