Walikota Bekasi Ancam Pecat Petugas Dishub ‘Nakal’

(Ilustrasi) Petugas Dinas Perhubungan bersama Satpol PP Kota Bekasi melakukan penertiban angkutan ojek daring di Jalan KH.Noer Ali, Bekasi Selatan, Kamis (2/11/2017). Foto Raiza Septainto/Radar Bekasi

(Ilustrasi) Petugas Dinas Perhubungan bersama Satpol PP Kota Bekasi melakukan penertiban angkutan ojek daring di Jalan KH.Noer Ali, Bekasi Selatan, Kamis (2/11/2017). Foto Raiza Septainto/Radar Bekasi

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi tidak bisa memberikan toleransi lagi kepada petugas harian lapangan (PHL) di Dinas Perhubungan Kota Bekasi yang masih nakal nekat menyetop kendaraan lalu mencari kesalahan.

Bagi mereka yang tertangkap, Rahmat Effendi sudah mempunyai sanksi tegas berupa pemecatan kepada PHL Dishub Kota Bekasi yang masih nakal.

“Jika saya melihat, akan jadi masalah besar, mereka akan dicoret dan dikeluarkan dari PHL Dishub,” kata Pepen sapaan akrabnya, Senin (27/1/2017).

Karena ia menilai, petugas yang menyetop kendaraan barang dan mencari-cari kesalahan sama saja mencoreng nama baik Pemerintah Kota Bekasi, bahkan mencoreng nama personalnya.

“Petugas-petugas (Dishub) yang ada di lapangan merupakan citra Pemerintah Kota Bekasi, jadi jangan buat malu,” imbuh Pepen.

Karena itu, berharap petugas Dishub untuk memberi rasa aman dan nyaman, bagi para pengendara dan juga pemakai kendaraan umum,

“Kalau saja petugas Dishub melakukan tugasnya dengan dalam mengatur arus lalu-lintas, saya yakin titik kemacetan akan berkurang,” tutur dia

Menurutnya, jika Dishub memberikan rasa aman dan nyaman, Pemerintah Kota Bekasi juga tidak tinggal diam dengan kesejahteraan para PHL Dishub.

“Kalau sekarang PHL hanya menerima honor sekitar Rp 2,9 juta perbulan, dalam tahun ke depan akan ditingkatkan,” tandas dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilustrasi vaksin. (Foto: vaccineressitancemovement)

3 Tahap Vaksinasi Difteri

ADA beberapa tahapan agar anak-anak terhindar dari penyakit Difteri yang saat ini masuk dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) di Jawa …